Ada 107.370 Suspek Corona di Indonesia Per 20 September 2020

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 15:40 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah memperbaharui data penanganan virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Pada hari ini, lebih dari 107 ribu suspek Corona dipantau oleh pemerintah.

Berdasarkan data di situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Minggu (20/9/2020), pemerintah memantau 107.370 suspek Corona hari ini. Angka ini sedikit menurun dari jumlah suspek yang dipantau pada Sabtu (19/9) sebanyak 107.863 orang. Data suspek tersebut diperbarui oleh pemerintah setiap hari pukul 12.00 WIB.

Hari ini, kasus positif Corona di Indonesia bertambah 3.989. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif COVID-19 menjadi 244.676.

Adapun jumlah pasien sembuh dari COVID-19 hari ini juga bertambah menjadi 177.327. Sedangkan pasien yang meninggal bertambah menjadi 9.553.

Kemudian per hari ini, pemerintah juga memantau 107.370 pasien suspek COVID-19. Pemerintah juga telah memeriksa 36.753 spesimen per hari ini.

Pengertian Suspek

Istilah 'suspek' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan Kepmenkes tersebut, berikut ini definisi kasus suspek Corona:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.
c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

(aik/gbr)