TNI AD Siap Terima Siapa pun Pengganti Tarto
Jumat, 13 Jan 2006 12:31 WIB
Jakarta -
Jenderal TNI Endriartono Sutarto merupakan Panglima TNI dari Angkatan Darat. Jika penggantinya bukan dari TNI AD? Hal itu tidak menjadi masalah bagi TNI AD. Sebab pergantian Panglima TNI merupakan hak prerogatif presiden."Kita siap menerima siapa saja panglima yang akan duduk, karena itu merupakan hak prerogatif presiden. Dari mana pun kita siap," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen (Dispenad) TNI Hotmangaraja Pandjaitan.Hal ini disampaikan dia dalam HUT ke-55 Dispenad di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (13/1/2006).Menurut Hotma, Angkatan Darat mengacu pada UU TNI bahwa jabatan Panglima TNI diangkat dan diberhentikan presiden melalui persetujuan DPR."Mengenai apakah mampu atau tidak tiga calon yang ada, yaitu KSAD, KSAU dan KSAL untuk memangku jabatan Panglima TNI, tentunya yang mengetahui adalah Panglima TNI dan presiden. Kita yakin perwira tinggi AL dan AU yang sudah memenuhi persyaratan itu akan mampu," ujar Hotma.Tentunya, lanjut Hotma, pencalonan telah melalui seleksi di setiap angkatan dan Mabes TNI, dan akan dilengkapi dengan fit and proper test.
(aan/)










































