CT ke Wisudawan: RI Masih Akan Maju, Peluang Jauh Lebih Besar

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 17:28 WIB
Chairul Tanjung
Foto: Screenshot/detikcom
Jakarta -

Pandemi virus corona (COVID-19) yang tak kunjung usai telah mengakibatkan lemahnya sektor ekonomi dunia. Tentu hal ini juga berimbas pada berbagai sektor lainnya seperti banyak lulusan baru atau fresh graduate sulit mendapatkan pekerjaan.

Melihat hal itu, Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) berpesan para lulusan baru atau angkatan 2020 harus tetap memiliki perspektif atau visi ke depan. Sebab, kata dia, negara masih berpeluang besar menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

"Negara kita negara besar, kita punya penduduk sekarang kurang lebih 270 juta jiwa dan sekarang nomor 4 terbesar di dunia dari segi jumlah penduduk dan penduduknya relatif muda artinya penduduk kita produktif," ujar CT dalam Wisuda Online MAXStream, Sabtu (19/9/2020).

Hal itu ia ungkapkan dalam acara Wisuda Online 2020 dengan tema 'Kesempatan Emas Berkarya bagi Wisudawan 2020'.

Menurut CT, banyaknya penduduk yang produktif atau dikenal bonus demografi ini erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Hal inilah menjadi peluang yang besar yang harus dimanfaatkan oleh para lulusan baru 2020.

"Ini peluang luar biasa karena kan 270 juta orang ini kan butuh makan, butuh minum, butuh segala macam kebutuhannya. Nah kalau seandainya adik-adik nanti bisa melihat opportunity atau peluang ya ini adalah kesempatan yang luar biasa. Negara kita negara besar kedepannya insyaallah kita akan jadi negara yang maju," imbuhnya.

Namun kata CT, kemajuan itu harus dibuat secara bersama-sama tidak boleh satu orang atau oleh pemerintah saja. Semua masyarakat punya kewajiban untuk berkontribusi membuat Indonesia jadi negara maju.

"Karena kalau jadi negara maju insyaallah rakyatnya juga sejahtera. Artinya apa, pihak-pihak yang terlibat semuanya akan kebagian kuenya, enak, kue yang kurang maju atau berkembang kuenya kecil tapi kalau negara maju kuenya makin besar dan itu makin banyak dinikmati oleh lebih banyak orang lebih banyak lagi masyarakat kita," jelasnya,

"Jadi jangan putus asa, lihat lah perspektif jangka panjang, Indonesia masih akan jauh maju ke depan dan peluang Anda juga akan jauh lebih besar," pungkas CT.

(prf/ega)