KRL dari Jakarta Terakhir Pukul 19.00 WIB, Penumpang Harap Tak Ada Kepadatan

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 11:00 WIB
Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang (Luqman N Arun/detikcom)
Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang (Luqman N Arun/detikcom)
Jakarta -

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan penyesuaian perjalanan KRL Jabodetabek sehingga operasi kereta terakhir dari Jakarta hanya sampai pukul 19.00 WIB. Beragam respons muncul dari pengguna KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Salah seorang pengguna KRL, Risma (21), merasa keberatan terhadap penyesuaian jadwal ini. Namun dia berusaha menyesuaikan perjalanannya dengan aturan yang ada.

"Ya pastilah, pasti mengganggu dengan adanya kayak begini. Ya mau nggak mau kita harus mengikuti pemerintah soalnya," kata Risma di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2020).

Risma juga tetap mengikuti jadwal kerja di kantornya selama PSBB ketat ini. Dia menyebut ada penyesuaian jam kerja dari kantornya sehingga masih bisa mengikuti jadwal operasional KRL saat ini.

Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang (Luqman N Arun/detikcom)Suasana di Stasiun Tanah Abang (Luqman N Arun/detikcom)

"Kalau saya ngikutin jadwal kantor saja sih. Kantor juga dipercepat (waktu pulang) jadinya," ujar warga Pamulang, Tangerang Selatan, ini.

Sementara itu, Victor (38) mengaku tidak ada masalah dengan adanya penyesuaian jam operasional KRL selama PSBB ketat Jakarta. Sebab, menurutnya, beberapa kantor sudah menerapkan sistem kerja dari rumah.

"Kan kebijakan dari Jakarta ini bekerja dari rumah, kalau misal KRL sampai jam 7 malam, ya harusnya sih nggak jadi masalah. Kalau saya sejak awal PSBB sudah kerja dari rumah," ujar Victor.

Victor hanya mengeluhkan soal pengguna KRL yang masih kurang menjaga jarak saat hendak melakukan transit. Dia tidak khawatir terjadi penumpukan penumpang apabila jadwal kereta terakhir dari Jakarta dibatasi sampai pukul 19.00 WIB.

"Kalau pas transit naik buru-buru nggak ada jaga jarak sih, semua buru-buru langsung pengin ini, nggak ada jaga jarak, langsung mepet-mepet," kata Victor.

Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang (Luqman N Arun/detikcom)Penumpang berharap ada antisipasi agar tak terjadi penumpukan penumpang sebagai dampak kereta dari Jakarta dibatasi sampai pukul 19.00 WIB (Luqman N Arun/detikcom)

"Kalau penumpukan mungkin pas jam masuk kerja doang sih yang jam-jam sibuk. Kalau setelah jam-jam sibuk, seharusnya nggak ada masalah," tambahnya.

Sementara itu, pantauan detikcom, Sabtu (19/9) pukul 10.00, suasana Stasiun Tanah Abang terpantau cukup ramai. Keramaian terjadi di peron 5 dan 6 arah Rangkasbitung.

Sebelumnya, PT KCI melakukan penyesuaian perjalanan KRL Jabodetabek menyusul penerapan PSBB di DKI Jakarta. Per Sabtu (19/9), KRL terakhir keluar Jakarta pukul 19.00 WIB.

"Mulai Sabtu (19/9) KRL akan beroperasi mulai pukul 04.00 hingga pukul 20.00 WIB, dengan kereta-kereta pemberangkatan pertama memasuki wilayah DKI Jakarta sekitar pukul 05.00 WIB dan kereta-kereta terakhir meninggalkan wilayah DKI Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB. Kapasitas pengguna tetap dibatasi hingga 74 orang per kereta," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangannya, Jumat (18/9).

Tonton video 'Tips dr Reisa Agar Aman Naik KRL saat Pandemi Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)