Jangan Datang Sendiri, Begini Cara Daftar Isolasi Pasien COVID di Wisma Atlet

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 00:51 WIB
Sempat ramai menjadi pembicaraan di sosial media, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet penuh. Hal itu terlihat dengan nyala lampu yang mneyinari hampir keseluruh ruangnya.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta saat ini telah siap menyediakan 2 ribu tempat tidur untuk isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala. Tempat isolasi itu berada di Tower 5 Wisma Atlet atau Pemprov DKI menyebutnya flat isolasi mandiri Kemayoran.

"Bahwa kita tahu pemerintah sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah di Jakarta sudah disediakan flat isolasi mandiri Kemayoran, dimana kapasitasnya saat ini yang sudah siap sekitar untuk 2 ribu tempat tidur," ujar Widyastuti dalam video yang diunggah di Channel YouTube Pemprov DKI seperti dilihat detikcom, Jumat (18/9/2020).

Orang yang sudah dinyatakan positif Corona tes polymerase chain reaction (PCR) dan hasilnya tanpa gejala, akan dirujuk ke Wisma Atlet. Pendaftaran akan dilakukan oleh petugas puskesmas.

"Pendaftaran dilakukan oleh puskesmas secara online. Kemudian oleh tim dari sana, flat isolasi mandiri akan cek sistemnya, 'oh benar, ini ada pendaftaran atas nama ibu X dari puskesmas di jakarta misalkan di puskesmas Pasar Rebo' misalnya. Kemudian di sana disetujui, ok," katanya.

Sehingga, warga DKI jangan langsung mendatangi Wisma Atlet. Karena apabila datang sendiri, dikhawatirkan akan bingung karena banyaknya tower Wisma Atlet.

"Jadi warga jangan tiba-tiba secara sendiri datang, nanti khawatir kan di sana itu di satu kompleks di Kemayoran itu ada beberapa, jangan keliru antara Rumah Sakit Darurat (Wisma Atlet) yang ada di disana di tower 6-7, dan ini (flat isolasi mandiri) ada di tower 5. Jadi, ini adalah isolasi mandiri untuk masih positif yang tidak bergejala," kata Widyastuti.

Widyastuti mengaku, Pemprov DKI saat ini tengah menyiapkan beberapa hotel untuk isolasi mandiri. Pemprov DKI tengah melakukan assessment.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemerintah telah menyediakan berbagai fasilitas agar para pasien Corona dapat melakukan isolasi secara terkendali. Misalnya, di Wisma Atlet Kemayoran dan beberapa hotel yang telah disediakan.

"Kami sampaikan terima kasih kepada gugus tugas nasional, kepada pemerintah pusat yang telah berikan dukungan untuk kita bisa menitipkan warga yang harus isolasi di fasilitas isolasi mandiri, baik di Kemayoran, maupun di hotel, ataupun penginapan, ataupun di wisma dan tempat-tempat lain yang ditunjuk oleh gugus," ucap Anies, saat konferensi pers, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (13/9).

Mengingat isolasi secara terkendali ini penting dilakukan agar tidak terjadi penularan, maka pasien positif Corona yang menolak diisolasi akan dijemput oleh petugas kesehatan dan penegak hukum.

"Bila ada kasus positif yang menolak diisolasi di tempat yang telah ditentukan, maka akan dilakukan penjemputan oleh petugas kesehatan bersama aparat penegak hukum," tegas Anies.

(man/dwia)