Politikus PDIP Nilai Masuk Akal Sebaran Corona Kemenkes Jadi yang Tertinggi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 16:43 WIB
Anggota Komisi IX dari Fraksi PDIP Rahmad Handoyo.
Rahmad Handoyo (Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkap data klaster Corona di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tertinggi dibanding instansi pemerintah lainnya. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP Rahmad Handoyo menilai kondisi tersebut masuk akal.

"Masuk akal juga, karena saudara-saudara kita dari Kementerian Kesehatan kan banyak juga yang dokter," kata Handoyo kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).

Kemenkes yang banyak diisi oleh dokter, dinilai Handoyo, kerap bertemu dengan pasien Corona. Oleh sebab itu, potensi terpapar pun lebih tinggi dibanding dengan instansi lain.

"Nah, pada saatnya juga mereka juga pada saat tugas sebagai dokter masih juga berjalan, di samping juga fungsi-fungsi berkomunikasi langsung dengan pasien, langsung dan tidak langsung, ya potensi untuk bertemu dengan atau terpapar positif COVID-19 lebih tinggi dibandingkan dengan perkantoran lain. Itu yang harus dipahami," ujar Handoyo.

Untuk Kemenkes, Handoyo meminta alat pelindung diri (APD) digunakan saat menjalani tugas pelayanan kesehatan. Meski Kemenkes taat menggunakan APD, Handoyo menilai potensi terpapar Corona tetap ada.

"Sehingga sekali lagi saya sampaikan kepada semua pihak, terkhusus kepada Kementerian Kesehatan, staf, dan jajarannya, termasuk dokter di dalamnya, ketika berkomunikasi dengan kaitannya dengan teknis kesehatan, saya kira perlindungan diri dengan penggunaan APD yang mumpuni saya kira menjadi catatan yang harus dilaksanakan," ucap Handoyo.

"Saya percaya itu sudah dilakukan oleh Kementerian. Tetapi, itu tadi, bahwa memang namanya nggak kelihatan, seberapa besar pun kita mempertahankan atau melindungi diri, potensi terpapar itu ada saja," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengungkap data sejumlah klaster Corona di kantor kementerian dan lembaga instansi pemerintah. Hasilnya, Kementerian Kesehatan RI memiliki jumlah kasus Corona tertinggi.

Dihimpun dari situs corona.jakarta.go.id, di Kementerian Kesehatan tercatat ada 139 kasus positif Corona. Angka ini terpaut cukup jauh dengan peringkat kedua, yakni Kementerian Perhubungan, dengan 90 kasus.

Klaster tertinggi berikutnya adalah Bandan Litbangkes Kemenkes, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Hukum dan HAM. Masing-masing terdata memiliki 49 kasus, 42 kasus, dan 35 kasus.

(rfs/zak)