Gubernur Sumsel-Babel Sepakati Lokasi Tapak Jembatan Bahtera Sriwijaya

Abu Ubaidillah - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 16:13 WIB
Pemprov Sumsel-Babel
Foto: Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru atau yang akrab disapa HD dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan melakukan focus group discussion (FGD) di kantor Gubernur Babel guna membahas lokasi tapak jembatan Sumatera-Babel yang akan diberi nama Bahtera Sriwijaya.

Jembatan sepanjang 13,5 km ini nantinya akan menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Kepulauan Bangka Belitung. Lokasi tapak jembatannya telah disepakati, yakni di Desa Tanjung Tapa, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan, dan Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

"Alhamdulillah. Kita sudah deal, titik lokasi jembatan penghubung Sumatera Selatan dan Bangka Belitung terletak di Desa Tanjung Tapa, Kecamatan Tunjung Selapan, Kabupaten OKI, Provinsi Sumsel, dan Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan. Jembatan Bangka Sumatera ini nantinya kita beri nama Bahtera Sriwijaya," ujar Herman Deru atau yang akrab disapa HD dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2020).

HD berharap hasil yang telah dicapai segera ditindaklanjuti untuk melengkapi syarat usulan ke pemerintah pusat yang sudah dinantikan. Rencananya pada tahun 2024 sudah ada progres pelaksanaan pembangunannya.

HD meyakini jembatan ini akan membuat wilayah gambut di Kabupaten OKI kian terbuka dan mendorong datangnya banyak investor di kawasan tersebut. Terlebih dengan telah dioperasikannya tol Trans Sumatera penghubung Palembang-Kayu Agung-Lampung, akan berdampak positif dengan kemajuan sektor ekonomi bagi Sumsel dan Kepulauan Babel.

"Yang paling diuntungkan tentunya Sumatera Selatan. Jika jembatan Bahtera Sriwijaya sudah jadi, dampaknya akan spektakuler bagi kedua pihak. Komoditas dari Sumsel akan lebih banyak lagi yang akan dibawa ke Bangka. Begitu juga sebaliknya, produk dari Bangka ini dengan gampang dibawa ke luar hingga ke Pulau Jawa. Termasuk bagi sektor pariwisata," imbuh HD.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan proyek jalur penghubung Bangka-Sumatera bisa dilanjutkan menuju tahap studi kelayakan atau feasibility study.

"Keberadaan jalur penyeberangan ini diharapkan berdampak positif bagi Provinsi Kepulauan Babel dan Sumsel," katanya.

(mul/mpr)