Polri Gelar Perkara Awal Penyidikan Kasus Kebakaran Kejagung Siang Ini

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 12:35 WIB
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Jakarta -

Kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Polri pun akan melakukan gelar perkara awal atas kasus tersebut siang ini.

"Kemarin ekspos saja di depan Jaksa, namun untuk gelar awal menaikkan kasus kebakaran kantor Kejagung dari penyelidikan dan penyidikan hari ini rencana jam 13.00 WIB," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, saat dimintai konfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap adanya dugaan unsur pidana dari peristiwa kebakaran gedung Kejaksaan Agung. Bareskrim dengan Kejaksaan Agung pun sepakat meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan terkait kebakaran tersebut.

"Kita sepakat dalam gelar tadi untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan dengan dugaan Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP," kata Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo di gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis (17/9).

Kebakaran di gedung Kejagung sendiri terjadi pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 18.15 WIB malam. Api pun disebut berasal dari lantai 6 ruang rapat biro kepegawaian yang kemudian menjalar ke seluruh gedung utama Kejaksaan Agung.

Listyo pun menyebut adanya dugaan unsur pidana yang dilakukan terkait kebakaran tersebut. Karena itu, Bareskrim Polri akan segera memeriksa sejumlah saksi untuk penetapan tersangka.

Sejauh ini, 131 saksi sudah diperiksa atas peristiwa tersebut. Sumber api diduga berasal dari open flame atau nyala api terbuka.

"Kita akan segera melakukan penyidikan, lakukan pemeriksaan terhadap potensial potensial suspek, saksi, yang kemudian bisa kita tingkatkan menjadi tersangka dan secepatnya kita akan rilis," ucap Listyo.

(mae/mae)