Korban Mutilasi di Kalibata City Dieksekusi di Apartemen di Jakpus

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 17:13 WIB
Polisi telah menangkap dua pelaku mutilasi di Apartemen Kalibata City. Keduanya adalah Djumadil Al Fajri dan Laeli Atik Supriyatin yang merupakan pasangan kekasih.
Dua tersangka pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap Rinaldi Harley Wismanu (32), yang jasadnya ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, dieksekusi di tempat lain. Kedua pelaku, Laeli Atik Supriyatin (27) dan Djumadil Al Fajri (26), mengeksekusinya di Apartemen Mansion, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

"Kejadian tanggal 9 September, mereka menyewa (kamar di apartemen Pasar Baru) sampai 12 September," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Korban dan tersangka Laeli kenal melalui aplikasi Tinder sejak satu tahun lalu. Mereka kemudian janjian di apartemen di Pasar Baru, Jakarta Barat.

Tanpa diketahui korban, tersangka Laeli dan Djumadil sudah berencana membunuh korban. Saat korban dan tersangka Laeli sedang berada di tempat tidur, tersangka Djumadil memukulnya.

"Mereka menyiapkan batu bata dan dipukul tiga kali dan melakukan penusukan kepada korban sebanyak tujuh kali sampai meninggal dunia," tuturnya.

Tersangka Djumadil lalu memutilasi tubuh korban. Setelah itu, keduanya memindahkan jasad korban ke apartemen di Kalibata City.

"Mereka memindahkan koper tadi yang berisi korban ke sebuah apartemen di Kalibata City di lantai 16. Di sana mereka menyimpan koper itu," ujar Nana.

Seperti diketahui, kasus tersebut berawal dari laporan orang hilang yang diungkap oleh keluarga Rinaldi. Korban diketahui hilang kontak sejak 9 September lalu.

Keluarga pun membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada Senin (12/9). Tim Sudbit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen, AKP Noor Marghantara, dan AKP Muriya kemudian menangkap kedua tersangka di daerah Depok pada Rabu (16/9) siang.

Dari sana akhirnya terungkap kronologi pembunuhan disertai mutilasi tersebut. Pelaku menyembunyikan potongan tubuh korban dengan menggunakan tas kresek warna hitam serta ditaruh di dalam koper.

(mei/mei)