Bareskrim Duga Ada Unsur Pidana dalam Kebakaran Gedung Kejagung

Luqman Nurhadi A - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 12:44 WIB
Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung Semakin Membesar
Foto udara dampak kebakaran di gedung Kejagung, Jakarta. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Bareskrim Polri menduga ada unsur pidana di balik peristiwa kebakaran di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta. Polri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Dari beberapa temuan di TKP serta olah TKP oleh rekan-rekan Puslabfor menggunakan instrumen, serta pemeriksaan 131 saksi dan beberapa yang sedang, kemudian mendapatkan keterangan-keterangan yang kita butuhkan, maka peristiwa yang terjadi sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Kebakaran di gedung Kejagung terjadi pada hari Sabtu (22/8) malam. Asal api diduga dari lantai 6 dan menjalar ke seluruh isi gedung. Polri bersama Kejagung membentuk tim untuk mengungkap kasus kebakaran di gedung Kejagung.

Ada sejumlah faktor juga yang mempercepat kebakaran. Salah satunya adalah cairan di ruangan itu hingga material gedung.

"Dipercepat terjadi karena penyebaran api tersebut karena ada akseleran pada lapisan luar gedung dan ada beberapa cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon dan kondisi gedung yang hanya disekat bahan mudah terbakar," ujar Sigit.

Olah TKP sudah dilakukan sebanyak 6 kali. Tim juga sudah memeriksa 131 saksi dan CCTV.

Simak video 'Kejagung Minta Rp 400 M Untuk Bangun Gedung yang Terbakar':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/tor)