Insiden Jamarat, Tragedi yang Terus Berulang
Jumat, 13 Jan 2006 00:22 WIB
Jakarta - Insiden yang terjadi di al-Jamarat malam ini bukan kejadian yang pertama yang mengiringi ibadah haji di kota Mekkah, Arab Saudi. Kejadian yang menewaskan setidaknya 345 orang meninggal dunia dan lebih dari 1000 orang luka-luka Kamis (12/1/2006) malam ini, sebenarnya sudah sering terjadi beberapa tahun lalu.Umumnya, insiden yang banyak menimbulkan korban jiwa terjadi pada saat jutaan jamaah haji melempar jumrah. Setidaknya 3 juta jamaah haji berkumpul di al-Jamarat untuk melempar jumrah.Kejadian saling dorong pada saat melempar jumrah yang terburuk terjadi pada tahun 1990. Saat itu, 1.426 jamaah haji terinjak-injak hingga meninggal dunia. Kejadian ini terus berulang, setidaknya 251 jamaah haji meninggal dunia pada 2004 saat melempar jumrah. Pada 2003, pada ritual yang sama, setidaknya 36 jamaah meninggal dunia. Juga pada tahun 2001, sekitar 35 orang meninggal dunia.Insiden di Jamarat (tempat melempar jumroh) hari ini terjadi dua kali, yang pertama terjadi pada pukul 12.30 waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 16.30 WIB, sedangkan insiden kedua terjadi pada pukul 15.30 WAS atau sekitar pukul 19.30 WIB.Menurut Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi, jumlah korban tewas akibat terinjak-injak mencapai 345 orang. 1.000 Jamaah lainnya mengalami luka-luka.Sementara itu dari 124 korban yang sudah berhasil diidentifikasi Tim sansur tidak diketemukan jenazah yang berasal dari Indonesia.
(ary/)











































