Bacaan Surat Al Fatihah: Arab, Latin, dan Nama Lainnya

Rosmha Widiyani - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 12:14 WIB
Couple of glowing Moroccan ornamental lanterns on the table. Greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem, festive blue night background with glittering golden bokeh lights.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn/Bacaan Surat Al Fatihah: Arab, Latin, dan Nama Lainnya
Jakarta -

Al Fatihah disebut juga Fatihatul-Kitab, yang artinya pembukaan kitab. Sebab kitab Al Quran diawali dengan surat Al Faatihah. Meski sebenarnya bukan surat Al Faatihah yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka di dalam Tafsir Al Azhar mengatakan, menurut pendapat ulama yang terkuat, surat Al Fatihah diturunkan di Mekkah. Bagi umat Islam, rangkaian tujuh ayat dalam surat Al Fatihah tidak pernah absen dari kehidupan sehari-hari. Umm Al Quran ini dibaca dalam tiap sholat memanjatkan doa dan harapan pada Allah SWT.

Nama lain surat Al Fatihah sebagai pembuka Al Quran disebutkan dalam hadits yang diceritakan Abu Huraira

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ أُمُّ الْقُرْآنِ وَأُمُّ الْكِتَابِ وَالسَّبْعُ الْمَثَانِي ‏"

Artinya: Rasulullah SAW mengatakan, "Al Fatihah adalah ummul qur'an, ummul kitab dan as sab'ul matsani." (HR Tirmidzi).

Berikut penjelasan nama lain surat Al Fatihah

1. Umm al-Quran atau ibu Al Quran, yang merujuk pada kandungan kitab suci umat Islam yang secara umum ada di surat tersebut

2. Umm al-Kitab atau ibu kitab, yang merujuk pada posisi Al Fatihah sebagai surat pertama dalam Al Quran

3. Sab'ul matsani atau tujuh ayat diulang-ulang, merujuk pada jumlah ayat dalam surat Al Fatihah yang dibaca berulang-ulang saat sholat

Sebagai pengingat, berikut surat Al Fatihah dalam Arab dan latin dikutip dari Kemenag:

1.بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillāhirraḥmānirraḥīm

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

2. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Alḥamdu lillāhi rabbil'ālamīn

Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam

3. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

Ar raḥmānir raḥīm

Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

4. مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Māliki yaumid dīn

Pemilik hari pembalasan

5. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

6. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm

Tunjukilah kami jalan yang lurus

7.صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Sirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ ḍāllīn

(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Dalam haditsnya, Rasulullah SAW mengingatkan pentingnya membaca surat Al Fatihah saat sholat wajib dan sunah

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ ‏ "‏ لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ بِـ ‏{الْحَمْدُ لِلَّهِ‏}‏ وَسُورَةٍ فِي فَرِيضَةٍ أَوْ غَيْرِهَا ‏"

Artinya: Rasulullah SAW mengatakan, "Tidak ada sholat tanpa membaca surat Al Faatihah di tiap rokaat dan surat lainnya dalam ibadah wajib atau sunah." (HR Ibnu Majah).

(row/erd)