Round-Up

Teka-teki Motif Penyerang Syekh Ali Jaber

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 08:03 WIB
Pendakwah Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk saat sedang berceramah di Lampung pada Minggu (13/9). Namun Syekh Ali menyebut apa yang dialaminya merupakan sebuah ujian. Di satu sisi, Sang Syekh berharap polisi mengusut tuntas kasusnya seraya berdoa pelaku diampuni Allah SWT.
Syekh Ali Jaber (Ferdian Zikran/detikcom)
Jakarta -

Penusuk Syekh Ali Jaber, AA, sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Meski demikian, motif penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber masih menjadi teka-teki.

Pihak kepolisian sudah memeriksa AA pada Senin (14/9) lalu terkait penusukan yang dilakukannya saat Syekh Ali Jaber memberikan tausiah di Lampung. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya keterangan yang berubah-ubah dari tersangka terkait motif penusukan.

"Kita masih gali motifnya, kalau unsur pidananya sudah terpenuhi. Cuma kita masih mendalami terkait motif," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2020).

AA bahkan disebut merasa dihantui ketika menusuk Syekh Ali Jaber. Dia juga mengaku merasa seperti berhalusinasi.

"Iya secara logika masih apa... karena dia berawal dari halusinasi visual, kalau bahasanya dia di BAP itu dihantui oleh Syekh Ali Jaber, sebelumnya pernah ditemui setahun yang lalu, sering lihat di TV, live," ujarnya.

"Kemarin kan observasi dan wawancara awalnya aja, hari ini kita dalami," imbuhnya.

Tak hanya itu, di media sosial pun ramai dibahas yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Namun Rezky mengatakan soal gangguan jiwa itu merupakan pengakuan dari keluarga pelaku.

"Penyidikan tetap berjalan," ujarnya.

Tonton video 'BNPT Dalami Kemungkinan Penusuk Syekh Ali Jaber Terafiliasi Teroris':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3