Kronologi Imam Tewas Dibacok Bendahara Saat Salat Gegara Kunci Kotak Amal

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 12:14 WIB
ilustrasi pembunuhan
Foto Ilustrasi Pembunuan (detikcom)
Palembang -

Meyudin (58), bendahara Masjid Nurul Iman di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap karena membacok Muhammad Arif (61) saat salat Magrib. Meyudin diduga tak senang kunci kotak amal diminta korban.

"Pelaku adalah bendahara yang juga ketua perlengkapan Masjid Nurul Iman. Jadi dia merasa tak senang kunci kotak amal yang dipegangnya diminta korban selaku ketua masjid," kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi kepada detikcom, Selasa (15/9/2020).

Pembacokan itu terjadi di Masjid Nurul Iman, Tanjung Rauncing, Kayu Agung, OKI, pada Jumat (11/9). Pelaku sudah ditangkap jajaran Polsek Kayu Agung.

"Sementara untuk pelaku diamankan anggota Polsek Kayu Agung. Kami Jatanras mem-backup dan asistensi untuk penyidikannya," kata Suryadi.

Berikut ini kronologi pembacokan itu:

Jumat, 11 September 2020

Siang

Usai salat Jumat, Muhammad Arif sebagai Ketua Masjid Nurul Iman meminta kunci kotak amal yang membuat pelaku tak senang atau tersinggung.

Pukul 18.15 WIB

Meyudin membacok Arif sebanyak dua kali menggunakan pedang panjang bergagang plastik. Korban mengalami luka bacok di bagian leher atas kiri.

Korban dibawa ke RSUD Kayuagung kemudian dirujuk ke RSUP Moh Husein, Palembang, untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan pelaku diamankan di Polsek Kayu Agung.

Senin, 14 September 2020

Pukul 04.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Korban sempat kritis selama tiga hari.

(idh/tor)