Trans TV Berjanji Hentikan Tayangan Bakso Tikus
Kamis, 12 Jan 2006 15:16 WIB
Jakarta -
Stasiun televisi Trans TV Kamis 12 Januari diduduki 500 abang tukang bakso. Mereka memprotes tayangan bakso tikus. Pihak Trans TV berjanji menghentikan tayangan itu.Demikian salah satu kesepakatan yang diperoleh dalam pertemuan 10 perwakilan pedagang bakso dengan direksi Trans TV di kantor Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta, Kamis (12/1/2006).Hasil kesepakatan antara perwakilan pedagang bakso dengan direksi itu dibacakan oleh Samto, juru bicara perwakilan pedagang bakso di depan ratusan pedagang bakso yang berada di depan kantor stasiun televisi itu. Adapun kesepakatan itu berisi: Pertama, Trans TV akan menghentikan pemberitaan tentang bakso tikus dan berjanji tidak akan mengulang pemberitaan tersebut. Kedua, melakukan peliputan program bakso daging sapi untuk menutup atau melakukan counter berita tentang bakso tikus.Pedagang memberikan waktu 2 minggu kepada pihak Trans TV memenuhi kesepakatan itu terhitung sejak Kamis ini. Para pedagang mengancam jika Trans TV tidak menayangkan seperti apa yang telah disepakati, maka akan melakukan aksi demonstrasi kembali dengan jumlah yang lebih besar dari yang sudah dilakukan.Terkait hal itu, rencananya pada Jumat 13 Januari 2006 di Masjid Raya Tangerang akan diadakan acara makan bakso sapi akbar. "Ini sebagai counter berita tentang pembuatan bakso tikus," ujar Samto.Sementara itu Kepala Divisi Pemberitaan Trans TV Ahmad Sudirwan mengaku belum bisa memastikan kapan Trans TV akan mengeluarkan program peliputan bakso yang terbuat dari daging sapi sebagai counter berita tentang bakso tikus."Tapi yang penting kesepakatan sudah dibuat antara Trans TV dengan pedagang bakso. Untuk pemberitaan kita tunggu nanti saja," ujarnya.Setelah pembacaan kesepakatan itu, para pedagang bakso pun dengan tertib membubarkan diri dengan manaiki 14 buah bus PPD dan 1 buah bus metromini.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































