Pemerintah Pantau 98.842 Suspek Corona pada 14 September

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 16:34 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Pemerintah terus memperbarui perkembangan penanganan virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Pada hari ini, 98 ribuan suspek Corona dipantau oleh pemerintah.

Berdasarkan data yang disajikan oleh Satgas Penanganan COVID-19, Senin (12/9/2020), pemerintah memantau 98.842 suspek Corona. Data suspek tersebut diperbarui oleh pemerintah setiap hari pukul 12.00 WIB.

Selain itu, pemerintah hari ini memeriksa 22.606 spesimen Corona. Berdasarkan pemeriksaan spesimen itu didapatkan tambahan kasus konfirmasi Corona sebanyak 3.141 sehingga totalnya menjadi 221.523.

Kemudian pemerintah juga melaporkan tambahan sembuh Corona pada hari ini sebanyak 3.395 orang, sehingga totalnya sudah ada 158.405 pasien yang sembuh dari Corona.

Selanjutnya, pasien yang meninggal karena Corona juga bertambah hari ini sebanyak 118 orang, sehingga total pasien meninggal di Indonesia mencapai 8.841 orang.

Soal Suspek

Istilah 'suspek' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan Kepmenkes tersebut, berikut ini definisi kasus suspek Corona:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.
c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

(aik/knv)