Target Pendapatan Pemprov Sumut Turun Rp 800 M di Perubahan APBD 2020

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 14:39 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (dok. Istimewa)
Foto: Gubsu Edy Rahmayadi (dok. Istimewa)
Medan -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memasang target pendapatan daerah di Sumut Rp 13 triliun. Jumlah ini disebut turun 5,86 persen dari target sebelumnya 13,8 triliun.

Target pendapatan daerah ini tertuang dalam perubahan APBD Sumut tahun anggaran 2020. Hal ini disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat sidang paripurna pembacaan nota keuangan dan rancangan P-APBD 2020 di gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (14/9/2020).

"Pendapatan daerah dalam perubahan APBD tahun anggaran 2020, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 13.067.489.674.824 mengalami penurunan sebesar Rp 813.480.963.318 atau sebesar 5,86 persen dari yang dianggarkan pada APBD murni sebesar Rp 13.880.970.638.143," kata Edy dalam sambutannya.

Dari jumlah itu, pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan berjumlah Rp 5,4 Triliun. Angka ini juga mengalami penurunan sebesar 8,93 persen.

"Pendapatan asli daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp 5.434.682.028.854. Mengalami penurunan sebesar Rp 532.968.642 atau sebesar 8,93 persen dari yang ditargetkan dari APBd murni sebesar Rp 5.967.650.671.842," ucapnya.

Edy mengatakan perubahan target PAD ini meliputi pendapatan pajak daerah, pendapatan retribusi daerah dan pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang juga mengalami penurunan. Pendapatan daerah dari dana perimbangan ditargetkan Rp 7,5 triliun yang artinya mengalami penurunan 4,03 persen.

"Dana perimbangan yang bersumber dari transfer pusat pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp 7.585.386.627.261 mengalami penurunan sebesar 4.03 persen dari yang ditargetkan di APBD murni sebesar Rp. 7.904.251.966.300," jelas Edy.

(haf/haf)