Seorang Pemilik Lahan di Sirkuit MotoGP Mandalika Kini Rela Digusur

Faruk Nickyrawi - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 09:07 WIB
Pihak pemilik lahan di kawasan sirkuit MotoGP Mandalika dan polisi. (Faruk Nickyrawi/detikcom)
Pihak pemilik lahan di kawasan sirkuit MotoGP Mandalika dan polisi. (Faruk Nickyrawi/detikcom)
Mataram -

Salah satu warga pemilik lahan di atas lokasi pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB, kini merelakan tanahnya untuk digusur. Sebelumnya, warga tersebut sempat menolak digusur.

Warga yang bernama Suhartini itu mengaku merelakan tanahnya untuk digusur dan tidak akan melakukan pengadangan lagi. Meski begitu, dia tetap menuntut haknya kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola KEK Mandalika Resort.

Adanya inisiatif baik dari warga pemilik lahan ini setelah dilakukan negosiasi antara pihak kepolisian dan warga pemilik tanah sejak hari pertama dilakukannya penggusuran atau land clearing pada Jumat (11/9) lalu.

"Upaya negosiasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses land clearing lintasan Sirkuit MotoGP Mandalika, yang diklaim warga mulai menunjukkan hasil yang positif. Memasuki hari ketiga proses land clearing, Minggu (13/9), Suhartini yang mengklaim salah satu titik lintasan sirkuit adalah lahan miliknya, memberikan dan atau mengikhlaskan untuk dilakukan land clearing guna pembangunan lintasan Sirkuit MotoGP Mandalika," ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (14/9/2020).

Suhartini bersama suaminya, Adi, ketika bertemu dengan Kombes Artanto dan Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, mengaku ikhlas memberikan lahan yang diklaimnya untuk dilakukan land clearing tanpa keinginan menghalang-halangi.

"Alhamdulillah, atas nama Kapolda NTB, kami mengapresiasi keputusan keluarga Ibu Suhartini yang sudah mau diajak bekerja sama, sehingga proses land clearing hari ketiga dengan titik lahan yang diklaim Suhartini bisa terlaksana tanpa gangguan dan halangan," ungkapnya.

Pihak pemilik lahan di kawasan sirkuit MotoGP Mandalika dan polisi. (Faruk Nickyrawi/detikcom)Pihak pemilik lahan di kawasan sirkuit MotoGP Mandalika dan polisi. (Faruk Nickyrawi/detikcom)

Lihat video 'Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika Dikebut di Tengah Wabah Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2