Dephan Gelar Bursa Industri Pertahanan 2006
Kamis, 12 Jan 2006 12:12 WIB
Jakarta - Sebanyak 29 industri dan instansi terjun dalam Bursa Industri Pertahanan 2006 yang digelar Departemen Pertahanan (Dephan). Ajang ini diharapkan bisa memicu kemandirian industri pertahanan dalam negeri.Bursa ini dibuka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Dephan Lilik Hendrajaya di lapangan apel Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (12/1/2006).Menurut Lilik, bursa industri pertahanan yang hanya berlangsung satu hari ini juga digelar untuk menginformasikan produk-produk dalam negeri. Di mana hasil penelitian dan pengembangan pertahanan siap diproduksi, serta untuk menjaring kontak peminat industri dan litbang pertahanan itu sendiri.Sebenarnya, lanjut Lilik, industri pertahanan di dalam negeri telah mampu membuat produk militer seperti persenjataan, kendaraan tempur dan pesawat terbang. Hanya saja ada beberapa kendala di bidang produk hi-tech, seperti pembuatan pesawat tempur.Kendala ini terletak pada industri pendukung. Contohnya, untuk komponen dan bahan baku pesawat. "Sementara ini kita masih assembling, tapi suatu saat nanti kita harus mampu membuat komponen dan bahan bakunya sendiri," kata dia.Bursa Industri Pertahanan 2006 diiikuti litbang Dephan, TNI AD, AU dan AL, ITB, ITS, UGM, BPPT, LIPI, LAPAN, dan sejumlah industri BUMN lainnya.Dalam pameran itu juga dipajang berbagai produk persenjataan tempur untuk personel, rudal, meriam, kendaraan taktis dan tempur, perahu karet dan berbagai alat komunikasi serta perlengkapan militer lainnya.
(umi/)











































