Saudi dan Ulama

Timeline Gejolak Arab Saudi Menuju Modernisasi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 12:42 WIB
Abu Dhabis Crown Prince Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan receives Saudi Arabias Crown Prince Mohammed bin Salman Al Saud in Abu Dhabi, UAE, November 22, 2018. Picture taken November 22, 2018. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS   ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY
Foto: Pangeran MBS bersanam Putra Mahkota Abu Dhabi Pangeran Mohammed bin Zayed (Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS)
Mekkah -

Qari ternama Sheikh Abdullah Basfar ditangkap oleh otoritas Arab Saudi. Penangkapan ini dikaitkan dengan kritik kepada kerajaan Saudi yang membuat negara itu makin modern. Jika dirujuk dari sejarahnya, Saudi kini makin modern dan luwes dalam menerapkan hukum Syariah.

Seperti dilansir BBC, kerajaan Arab Saudi telah mengalami beragam gejolak. Namun, semakin lama, Arab Saudi yang mulanya begitu ketat mengusung hukum Islam Sunni dan Wahabi, kini mulai lebih luwes.

Arab Saudi juga mulai memberi kebebasan pada wanita Saudi, setelah sebelumnya wanita sukar melakukan banyak kegiatan karena ruang yang dibatasi hukum Syariah. Berikut ini timeline Saudi yang makin modern:


Berdirinya Kerajaan Saudi


1902 - Ibn Saud mengambil alih Riyadh.

1912 - Ikhwan (Persaudaraan) didirikan berdasarkan Islam Sunni Wahhabi yang ketat, dan memberikan dukungan utama untuk Ibn Saud.

1921-25 - Setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman, Ibn Saud mengambil alih Najd dan Hijaz, rumah bagi kota suci Muslim Mekah dan Madinah.

1928-30 - Ibn Saud mengalahkan pemberontakan Ikhwan melawan upayanya untuk memodernisasi wilayah tersebut. Arab Saudi terbentuk.


Arab Saudi Bekerjasama dengan AS dalam Produksi Minyak


1932 September - Ibn Saud menyatukan tanahnya sebagai Kerajaan Arab Saudi, dan merebut Raja Abdulaziz.

1938 - Minyak ditemukan dan produksi dimulai di bawah Aramco (Perusahaan Minyak Arabian Amerika) yang dikendalikan AS.

November 1953 - Raja Abdulaziz meninggal dan digantikan oleh Putra Mahkota Saud, yang pemerintahannya ditandai dengan persaingan dengan nasionalis Arab Mesir di wilayah tersebut dan perebutan kekuasaan dengan Faisal yang kasar di rumah.

1960 - Arab Saudi adalah anggota pendiri OPEC (Organisasi Negara Pengekspor Minyak).

1964 November - Raja Saud digulingkan oleh saudaranya Faisal.

1972 - Arab Saudi menguasai 20% Aramco, mengurangi kendali AS atas minyak Saudi.

1973 - Arab Saudi memimpin boikot minyak terhadap negara-negara Barat yang mendukung Israel dalam Perang Oktober Yom Kippur dengan Mesir dan Suriah. Harga minyak naik empat kali lipat.

Tonton juga 'Sheikh Abdullah Basfar, Ulama Terkemuka yang Ditangkap Saudi':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4