Polisi: Bank Kembalikan Uang Korban Pembobolan ATM di Pekalongan

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 18:32 WIB
ATM
Foto: shutterstock
Jakarta -

Sebanyak 32 nasabah korban pembobolan ATM telah menerima uang pengganti dari pihak bank. Kabar baik ini disampaikan Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko dan pihak bank.

"Iya tadi kepala bank mengabarkan untuk sebagian nasabah yang menjadi korban sudah dikembalikan uangnya," ujarnya saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/9/2020).

Ia mengatakan ada sekitar 21 nasabah yang melapor ke pihaknya terkait kasus pembobolan ATM ini, tapi ada juga yang langsung melapor ke pihak bank. Sehingga total korban ada sekitar 38 orang.

"Yang sudah dikembalikan 32, tinggal 6 orang saja yang belum dikembalikan," ujarnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan tim IT bank untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap perkara kasus pembobolan ATM ini.

"Sampai sekarang masih bergabung dengan IT bank masih melakukan penyelidikan. Selain itu, dia koordinasi untuk mengungkap perkaranya," ujar Aris.

"Kerja sama dengan polisi buat menemukan pelaku. Memberikan masukan dari intern mereka terkait pelaku. Semoga ketangkap," imbuhnya.

Sebagai informasi, sebelumnya dilaporkan (10/9) puluhan orang dilaporkan menjadi korban pembobolan ATM bermodus skimming di Pekalongan, Jawa Tengah. Dari keterangan korban, ada yang melaporkan kehilangan uangnya Rp 2,5 juta hingga Rp 10 juta.

(mul/ega)