KY Urung Periksa Bagir Manan Gara-gara Sibuk
Kamis, 12 Jan 2006 10:25 WIB
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) kembali batal memeriksa Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan yang rencananya Kamis 12 Januari 2006 ini. Alasannya? KY sibuk. Walah!"Pemeriksaan Bagir Manan ditunda lagi. Kemungkinan besar baru akan dilakukan pemeriksaan setelah tanggal 17 Januari," kata anggota KY Soekotjo Soeparto kepada detikcom, Kamis (12/1/2006) pukul 10.00 WIB.Disampaikan oleh Soekotjo, alasan penundaan pemeriksaan atas Bagir Manan ini karena memang KY saat ini masih sangat sibuk menangani berbagai kasus lain. "Penundaan itu memang permintaan dari KY. Saya juga baru tahu hari ini. Kita memang masih banyak kesibukan yang perlu diprioritaskan untuk diselesaikan," ujar dia.Menyangkut tempat pemeriksaan, Soekotjo mengatakan, masih sesuai dengan rencana semula tetap di kantor KY meski Bagir Manan menginginkan diperiksa di kantor MA. "Kita belum berencana memindahkan tempat pemeriksaan," aku Soekotjo.Ketika ditanya apakah salah satu alasan penundaan pemeriksaan Bagir Manan hari ini karena adanya perseteruan yang makin meruncing akibat keinginan KY untuk melakukan seleksi ulang atas hakim agung, Soekotjo menolak mengaitkan hal itu."Bukan karena masalah seleksi hakim agung. Tolonglah jangan dipolitisir seperti itu," kata Soekotjo Soeparto sambil tertawa.Hakim Agung Usman Karim pada Kamis 5 Januari 2006 memenuhi panggilan Komisi Yudisial sehubungan dengan dugaan penyuapan. Usman membantah menerima uang dari Harini Wijoso, pengacara Probosutedjo, yang perkara korupsinya ketika itu tengah diperiksa di tingkat kasasi. Sebelumnya, Parman Suparman diperiksa pada Desember lalu dan juga membantah menerima uang dari Harini.
(san/)











































