Curhat Guru di Padang ke Jokowi: Ada Siswa Tak Punya HP-Kuota Belajar Online

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 21:54 WIB
Presiden Jokowi berbincang dengan guru di Padang, Sumbar, Rika Susi Waty, Jumat (11/9/2020).
Presiden Jokowi berbincang dengan guru di Padang, Sumbar, Rika Susi Waty. (Screenshot YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan salah seorang guru asal Padang, Sumatera Barat, Rika Susi Waty. Jokowi bertanya mengenai aktivitas belajar online, sedangkan Rika mengungkapkan kendala yang dihadapi.

Perbincangan Jokowi dengan Rika dilakukan melalui panggilan video, yang diunggah di akun YouTube Setpres, Jumat (11/9/2020). Jokowi awalnya menanyakan aktivitas belajar-mengajar melalui online yang harus dilakukan selama pandemi virus Corona.

"Kita sudah enam bulan kegiatan belajar anak-anak ini lewat cara belajar online sampai sekarang. Bagaimana menurut Ibu?" tanya Jokowi.

Presiden Jokowi berbincang dengan guru di Padang, Sumbar, Rika Susi Waty, Jumat (11/9/2020).Presiden Jokowi berbincang dengan guru di Padang, Sumbar, Rika Susi Waty. (Screenshot YouTube Setpres)

Rika memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namun, guru SMP Negeri 7 Padang itu tidak memungkiri ada kendala jika belajar dilakukan secara online.

"Kalau pembelajarannya, Pak, sejauh ini kita tetap mengajar. Tetapi kita ndak bisa memantau anak itu mampu atau tidak, ya, karena kita ndak bisa ketemu," ungkap Rika.

Diketahui, setiap siswa dituntut memiliki smartphone agar bisa maksimal dalam mengikuti pembelajaran secara online. Kondisi tersebut mencuri perhatian Jokowi.

Rika pun mengakui tidak semua siswanya memiliki smartphone, meskipun jumlah siswanya tidak banyak. Solusinya, sebut guru matematika itu, siswa yang tidak memiliki handphone (HP) harus mengikuti pembelajaran di sekolah secara bergantian.

"Tidak semua (siswa punya HP), Pak. Nah yang ndak memiliki HP, kebetulan kita data betul anaknya. Terus kita cek anaknya ke rumah, memang tidak mampu. Jadi kita fasilitasi ke sekolah, pakai komputer sekolah."

"Ada beberapa orang (yang tidak punya HP), ndak banyak, Pak, di sekolah kita ada dua orang, Pak," Rika menambahkan.

Jokowi pun berpesan satu hal ke Rika. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan untuk selalu menjaga semangat belajar siswa.

"Yang paling penting memang bagaimana memotivasi anak agar semangat belajar dalam masa pandemi ini tetap pada posisi yang baik," sebut Jokowi.

Selanjutnya
Halaman
1 2