Pemerintah Pantau Hampir 95 Ribu Kasus Suspek pada 11 September

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 15:49 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah melaporkan, pada hari ini ada hampir 95 kasus suspek Corona yang dipantau. Jumlah ini lebih sedikit dibanding sehari sebelumnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada Jumat (11/9/2020), ada 94.886 kasus suspek yang dipantau. Jumlah data ini dihimpun setiap harinya dan dikumpul tiap pukul 12.00 WIB.

Hari ini ada 31.813 spesimen Corona diperiksa dari 28.349 orang. Dari pemeriksaan tersebut, terkonfirmasi 3.737 kasus. Total ada 210.940 kasus COVID-19 di Indonesia.

Pada hari ini dilaporkan juga ada 2.707 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh. Total tercatat sudah ada sebanyak 150.217 pasien yang sembuh.

Selain itu, dilaporkan juga ada 88 pasien yang meninggal akibat COVID-19. Secara kumulatif, ada 8.544 pasien COVID-19 yang meninggal.

Untuk diketahui, istilah 'suspek' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan Kepmenkes tersebut, berikut ini definisi kasus suspek Corona:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.
c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

(jbr/imk)