45 Daerah Penyelenggara Pilkada 2020 Masuk Zona Merah Corona

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 16:52 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Ilustrasi pilkada. (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menerangkan ada 309 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020. Sebanyak 45 di antaranya, kata Wiku, masuk zona merah Corona.

"Dari 309 kabupaten/kota yang mengikuti pilkada, terdapat 45 kabupaten/kota atau 14,56 persen dengan risiko tinggi. Ada 152 kabupaten/kota atau 49,19 persen daerah risiko sedang," kata Wiku dalam siaran langsung di kanal YouTube Setpres, Kamis (10/9/2020).

Data zonasi Corona di daerah penyelenggara Pilkada 2020.Data zonasi Corona di daerah penyelenggara Pilkada 2020. (Foto: screenshoot video)

Selain itu, ada 72 kabupaten/kota atau 23,3 persen yang berisiko rendah, lalu 26 kabupaten kota atau 8,41 persen yang tak ada kasus baru, dan ada 14 kabupaten kota atau 4,53 persen daerah tak terdampak.

Berikut ini data 45 kabupaten/kota pilkada masuk zona merah COVID-19:

Data zonasi Corona di daerah penyelenggara Pilkada 2020.Data zonasi Corona di daerah penyelenggara Pilkada 2020. (Foto: screenshoot video)

Wiku berharap pemerintah daerah bisa menjaga wilayahnya dengan mematuhi protokol kesehatan. Dia tak ingin Pilkada 2020 menjadi klaster COVID-19.

"Agar benar-benar menjaga agar pilkada tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah dan menghindari klaster kasus pilkada," kata Wiku.

(idn/imk)