Novel Baswedan: Saya dan Keluarga Sudah Negatif COVID-19

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 19:19 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Kejaksaan RI (Komjak RI) hari ini soal polemik tuntutan 1 tahun penjara terhadap dua terdakwa kasus teror terhadapnya.
Novel Baswedan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK Novel Baswedan dan keluarga kembali menjalani tes swab. Hasilnya, Novel dan keluarga kini sudah negatif COVID-19.

"Saya bersama dengan keluarga kembali melakukan tes swab. Alhamdulillah hasilnya sudah negatif," kata Novel dalam akun Twitter-nya, @nazaqistsha, seperti dilihat detikcom, Selasa (8/9/2020).

Novel mengatakan dia dan keluarga telah menjalani isolasi mandiri selama 11 hari. Ia juga berterima kasih kepada pihak yang mendukungnya dan berharap pandemi ini segera berakhir.

"Semoga pandemi ini segera berakhir, dan semuanya menjadi normal kembali. Amin," ujarnya.

Sebelumnya, Novel bersama istri dan keempat anaknya dinyatakan positif Corona. Novel terkonfirmasi positif Corona saat menjalani swab test di KPK.

Kemudian, keluarga Novel juga menjalani tes swab saat setelah Novel dinyatakan positif Corona. Novel dan keluarga langsung menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Corona.

Untuk diketahui, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menetapkan keputusan baru yang memuat definisi-definisi baru dalam penanganan pandemi COVID-19. Definisi kesembuhan itu dimuat dalam Bab V mengenai Manajemen Klinis dalam Keputusan Menkes Terawan tentang Pedoman Pencegahan Pengendalian COVID-19 yang ditandatangani Terawan pada Selasa (13/7). Berikut ini definisi terbaru sembuh COVID-19:

Pasien konfirmasi tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat/kritis dinyatakan sembuh apabila telah memenuhi kriteria selesai isolasi dan dikeluarkan surat pernyataan selesai pemantauan, berdasarkan penilaian dokter di fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) tempat dilakukan pemantauan atau oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan).

Pasien konfirmasi dengan gejala berat/kritis dimungkinkan memiliki hasil pemeriksaan follow up RT-PCR persisten positif, karena pemeriksaan RT-PCR masih dapat mendeteksi bagian tubuh virus COVID-19 walaupun virus sudah tidak aktif lagi (tidak menularkan lagi). Terhadap pasien tersebut, maka penentuan sembuh berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan DPJP.

Lihat juga video 'Novel Baswedan Positif Corona, Pimpinan DPR: Semoga Pulih':

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/knv)