Di Jateng, Hanya Ikan Kering yang Mengandung Formalin

Di Jateng, Hanya Ikan Kering yang Mengandung Formalin

- detikNews
Rabu, 11 Jan 2006 15:24 WIB
Semarang - Setelah meneliti beberapa produsen yang diduga menggunakan zat-zat adiktif berbahaya, BPOM Semarang hanya menemukan ikan kering yang positif mengandung formalin. Mie, tahu, dan ikan basah, negatif."Dari seluruh sampel yang kita peroleh dari Semarang dan Solo pada 4-5 Januari lalu, kami menemukan hanya ikaa kering yang positif mengandung formalin," kata Kepala BPOM Semarang I Made Kawi Sukayada usai bertemu dengan DPRD Jateng di Kantor DPRD, Jl Pahlawan, Semarang, Rabu (11/1/2006).Kawi menjelaskan, penelitian dilakukan terhadap 183 sampel yang terdiri dari ikan kering, mie, tahu, dan ikan basah. Dari hasil analisa laboratorium, sebanyak 27 ikan kering positif mengandung formalin. Sampel lainnya negatif.Meski sudah ada UU Pangan dan Konsumen, BPOM tidak membawa produsen yang terbukti memakai formalin ke proses hukum. BPOM hanya membina dengan memberi penyuluhan soal bahaya penggunaan formalin dan zat adiktif lainnya."Kalau sudah dibina mereka masih melakukan lagi ya baru kita ambil langkah hukum, pro justicia. Kita ingin melakukan pemantauan dengan cara yang bertahap," imbuhnya.Mengenai sertifikasi bebas formalin, BPOM mengimbau produsen atau pedagang segera berkomunikasi dengan Dinkes, Disperindag, atau Dispertan. Para pedagang diberi kebebasan untuk mengajukan sertifitikasi bebas formalin. "Setelah itu, kami siap memantau secara kontinyu. Apakah mereka yang mengajukan sertifikasi itu benar-benar bebas formalin atau tidak," terang Kawi.BPOM terkesan agak menutupi operasi formalin. Ketika ditanya soal lokasi operasi yang dilakukan Rabu (11/1/2006) ini, Kawi tidak menjawab dengan tegas. "Nanti saja, hasilnya kita paparkan," katanya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads