Gerindra: Penundaan Pembangunan Ibu Kota Negara Baru Masuk Akal

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 15:55 WIB
Juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman (Rahel Narda C/detikcom)
Juru Bicara Partai Gerindra, Habiburokhman (Rahel Narda C/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah memastikan menunda rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). Juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, menilai keputusan tersebut masuk akal.

"Masuk akal. Kalau ditunda masuk akal," kata Habiburokhman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Politikus Gerindra ini menjelaskan keputusan tersebut masuk akal karena saat ini Indonesia masih dilanda pandemi COVID-19. Ia pun menyoroti soal pembiayaan IKN yang dianggapnya berat.

"Masuk akal. Kenapa? Karena kan kita menghadapi pandemi COVID ini. Jadi mungkin apa yang menjadi ukuran sebelumnya sekarang nggak cocok lagi dan tentu dalam soal pembiayaan ini berat banget sekarang. Nggak ada pandemi aja berat, apalagi ada pandemi," jelasnya.

Diketahui, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan rencana pembangunan ibu kota negara di Kaltim ditunda. Pemerintah masih berfokus pada penyelesaian pandemi Corona.

Meski pembangunannya ditunda, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan proses dukungan pada tim komunikasi dan koordinasi strategis tetap mendapat alokasi anggaran pada 2021.

"Mengenai ibu kota negara, terutama untuk komunikasi pada tim rumusan koordinasi. Sampai hari ini ibu kota negara programnya masih di-hold," kata Suharso di ruang rapat KK1 DPR, Jakarta, Selasa (8/9).

(hel/jbr)