Jubir Jokowi Ungkap Urgensi Pembentukan Tim Pengembangan Vaksin COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 14:11 WIB
Presiden Jokowi tiba di PT Bio Farma (Persero) Bandung untuk meninjau fasilitas produksi dan pengemasan Vaksin COVID-19, Selasa 11 Agustus 2020 pukul 09.45 WIB.

Peninjauan dipandu oleh Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir.
Presiden Jokowi saat meninjau pengembangan vaksin Corona di PT Bio Farma. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Corona. Jubir Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman menyampaikan urgensi pembentukan tim tersebut.

"Sangat urgen, karena Indonesia harus mengembangkan vaksin dalam negeri, untuk mendorong ketahanan nasional dan kemandirian bangsa Indonesia khususnya dalam pengembangan vaksin COVID-19," ujar Fadjroel lewat pesan singkat, Selasa (8/9/2020).

Pada Tim Pengembangan Vaksin Corona, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menduduki posisi ketua pengarah. Sebelumnya Airlangga sudah menjabat sebagai ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Menanggapi hal tersebut, Fadjroel menyebut yang terpenting ketua penanggungjawab Tim Pengembangan Vaksin Corona diemban Menristek Bambang Brodjonegoro. Bambang yang nantinya akan bekerja secara teknis.

Jubir Presiden Fadjroel RachmanJubir Presiden Fadjroel Rachman (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

"Yang terpenting Ketua Penanggungjawab Tim Percepatan ini adalah Menristek/Kepala BRIN. Pengarah ada 3 menko: perekonomian, PMK dan polhukam," kata Fadjroel.

Keputusan pembentukan Tim Pengembangan Vaksin Corona didasari Keppres Nomor 18 Tahun 2020. Tim ini dibentuk untuk mewujudkan ketahanan nasional dalam pengembangan vaksin COVID-19.