Pemilik 29 Trayek Bus Diharap Turut Jadi Operator Busway
Rabu, 11 Jan 2006 14:01 WIB
Jakarta - Sebanyak 29 trayek angkutan yang bersinggungan 40 hingga 100 persen dengan busway koridor II dan III akan dihapus. Jelas ini menimbulkan keresahan. Karena itulah pemilik 29 trayek ini diharapkan bisa bergabung dalam konsorsium Transbatavia, operator busway II dan III.Harapan ini disampaikan Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Herry JC Rotty di sela-sela Mukerda I DPD Organda Jakarta di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2006).Menurutnya, saat ini baru empat operator yang bergabung dalam Transbatavia yaitu PPD, Mayasari Bakti, Steady Safe dan Metro Mini."Padahal kan masih banyak tuh angkutan lain yang juga bersinggungan dengan koridor II dan III seperti Kopaja dan Mikrolet. Nah, itu sebaiknya diikutsertakan juga dalam konsorsium," kata Herry.Di tempat yang sama, Kadishub DKI Jakarta Nurachman, menyatakan, bisa saja operator busway yang tergabung dalam Transbatavia ditambah. "Kemarin itu kan baru tahap I, ada empat perusahaan itu. Nanti kalau misalnya ada tahap kedua, (lainnya) akan diikutsertakan," kata Nurachman.Sebagai informasi, busway koridor II melayani rute Harmoni-Pulogadung. Di jalur ini sebanyak 17 trayek angkutan umum bersinggungan dengan busway. Seperti biasanya, trayek yang bersinggungan ini pun akan digusur. 17 Trayek itu terdiri dari 179 unit angkutan.Sedangkan busway koridor III (Harmoni-Kalideres) bersinggungan dengan 12 trayek dengan armada bus sebanyak 123 unit. Semuanya nantinya akan dipangkas dari rutenya.
(nrl/)











































