Round-Up

Cerita PDIP Dicampakkan di Pilkada Sumbar dan Cilegon 

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 08:26 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)

Mulyadi berterima kasih kepada para pendukung dan partai pengusung yang telah memberi amanah untuk maju di Pilkada Sumbar 2020. Bersama Ali Mukhni, ia yakin akan membawa Sumbar menjadi provinsi yang berkah dan sejahtera.

"Kita sudah siap membangun Sumatera Barat dengan segala konsekuensi yang ada, dengan menjalin kerja sama dengan semua pihak, tidak hanya mengandalkan APBD semata, sehingga pembangunan bisa berjalan baik dan tingkat kehidupan masyarakat akan terangkat, dengan perbaikan ekonomi, kesehatan, dan pendidikannya," kata dia.

Mulyadi-Ali Mukhni menjadi pasangan terakhir yang mendaftar ke KPU Sumbar untuk bertarung pada Pilgub Sumbar 9 Desember 2020. Secara keseluruhan, ada empat pasangan yang sudah mendaftar, yakni Nasrul Abit-Indra Catri (Gerindra), Mahyeldi-Audy (PKS-PPP), Fakhrizal-Genius Umar (Golkar-NasDem-PKB), serta Mulyadi-Ali Mukhni (Demokrat-PAN).

Tak terlihat ada satu pun paslon usungan dari PDIP di Sumatera Barat. Dengan demikian , PDIP pun tak terlibat dalam Pilkada Sumatera Barat.

Selain di Sumatera Barat, kondisi serupa ternyata dialami PDIP di Kota Cilegon. Setelah ditutupnya pendaftaran, PDIP ternyata ditinggal oleh paslon yang direkomendasikannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3