Egi Minta Maaf SBY Soal Jaguar
Rabu, 11 Jan 2006 12:21 WIB
Jakarta - Heboh mobil Jaguar tampaknya segera berhenti. Setelah kena gugat, Egi Sudjana yang melempar skandal itu meminta maaf. Katanya, rumor empat orang dekat Presiden SBY menerima Jaguar tidak benar."Saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Presiden dan keluarga," kata Egi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (11/1/2006).Egi datang disertai 30 pengikutnya yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Front Persatuan Pengacara dan Pembela NKRI, serta mahasiswa dari Universitas Islam Jakarta.Menurut Egi, rumor tentang mobil Jaguar itu telah dijadikan komoditas politik oleh pihak tertentu. Padahal, katanya, setelah KPK dan kepolisian menyelidiki rumor tersebut, diketahui pemberian mobil Jaguar itu tidak pernah ada."Ternyata rumor itu tidak benar," kata Egi dengan nada penuh semangat.Egi berharap laporan tentang mobil Jaguar itu dijadikan pelajaran dalam upaya menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dan berwibawa.Heboh mobil Jaguar mencuat setelah Egi membeberkan obrolannya dengan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki soal rumor Jaguar pada 3 Januari lalu. Egi menyatakan, empat orang dekat SBY, yakni Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, dan salah satu putra Presiden SBY telah menerima mobil Jaguar.Mobil itu diberikan pengusaha Harry Tanoesoedibjo terkait kunjungan SBY ke Cina. Semua orang yang kena tuding itu telah membantah laporan Egi. Harry Tanoe bahkan melaporkan Egi ke Polda Metro Jaya karena dinilai telah melakukan fitnah dan pencemaran nama baik.
(iy/)











































