Positivity Rate COVID-19 di DKI Melonjak! Ini Datanya

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 12:38 WIB
Operasi disinfeksi Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di kawasan Monas. Hal itu dilakukan untuk sterilisasi lokasi jelang dibuka kembali.
Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)

Positivity rate pada 5 April kemarin sebesar 14,6%. Itu adalah angka yang tertinggi setelah 6 April silam yang sebesar 17,7%.

Sebelum positivity rate DKI mencapai 14,6%, Gubernur Anies Baswedan sudah was-as. Saat Anies berbicara, positivity rate DKI mencapai 12,5%, belakangan positivity rate DKI malah lebih tinggi dari itu. Di sisi lain, standar positivity rate WHO hanya 5% saja.

"Sekarang positivity rate kita di atas 10 persen. Ini angka yang sangat mengkhawatirkan," ujar Anies di acara webinar yang disiarkan di channel YouTube Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Jumat (4/9) kemarin.

Jumat (4/9) kemarin, TPU Pondok Rangggon di Jakarta Timur yang difungsikan sebagai makam jenazah COVID-19, terpantau sudah mulai tambah sesak. Tersisa 1.100 lubang makam untuk muslin dan non-muslim. Komandan Regu TPU Pondok Rangon bernama Nadi bahkan mengatakan momen 31 Agustus adalah rekor dengan jumlah pemakaman terbanyak sejak dia bertugas.

Namun, dari data dalam bentuk kurva yang ditunjukkan oleh Pemprov DKI, terlihat jumlah kegiatan pemakaman mengalami penurunan.

Berikut ini grafik pemakaman jenazah umum dan dengan protap COVID-19:

30 Agustus
Harian pemakaman umum: 206
Harian protap COVID-19: 59

31 Agustus
Harian pemakaman umum: 162
Harian protap COVID-19: 57

1 September
Harian pemakaman umum: 160
Harian protap COVID-19: 47

2 September
Harian pemakaman umum: 147
Harian protap COVID-19: 60

3 September
Harian pemakaman umum: 112
Harian protap COVID-19: 50

4 September
Harian pemakaman umum: 75
Harian protap COVID-19: 50

5 September
Harian pemakaman umum: 32
Harian protap COVID-19: 0

Tonton video 'Update Global: 27 Juta Kasus Positif COVID-19 di Seluruh Dunia':

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/fjp)