Round-Up

Janji PDIP Jokowi Tetap Bangun Ranah Minang Tanpa Kecuali 

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 07:18 WIB
Massa DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur (Jaktim) melakukan longmarch dari Jalan Matraman Raya menuju Polres Jakarta Timur.
Bendera PDIP (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Ucapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani tentang Sumatera Barat dan Pancasila masih jadi perdebatan hangat. Terkini, PDIP berjanji pembangunan di Ranah Minang itu bakal dijalankan tanpa terkecuali.

Dirangkum Senin (7/9/2020), Puan memantik kontroversi setelah berharap Sumbar bisa menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila. Puan berbicara demikian dalam pengumuman rekomendasi cagub Sumbar untuk pasangan Mulyadi-Ali Mukhni.

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila," kata Puan Maharani.

Gara-gara pernyataan ini, pasangan Mulyadi-Ali Mukhni mengembalikan mandat PDIP. Alasannya disebut karena banyak masyarakat yang mempertanyakan pernyataan Puan.

Menuai polemik, PDIP yang merupakan partai pemenang pemilu kemarin menegaskan komitmennya untuk Sumatera Barat. Pun demikian dengan sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang diusung, PDIP berjanji tak ada pengecualian untuk pembangunan di Sumatera Barat.

"Meski Pak Jokowi dan PDI Perjuangan kalah pada Pemilu 2014 dan 2019, kami tetap selalu mendorong Pak Jokowi untuk sering ke Sumbar, dan membangun Sumbar tanpa kecuali. Apakah masyarakat Sumbar akan berterima kasih? Itu nomor kesekian," demikian keterangan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Minggu (6/9).

"Yang penting, sikap Partai terhadap Sumbar tidak berubah karena provinsi tersebut memiliki sumbangsih terhadap kepeloporan kemerdekaan Indonesia yang luar biasa. Jadi wajib hukumnya bagi Pak Jokowi dan kader PDIP dukung kemajuan Sumbar, baik ada dukungan maupun tidak!" tegas Hasto.

Selanjutnya
Halaman
1 2