Kunjungi 22 RW Zona Merah, Wali Kota Bogor Titipkan Tiga Pesan

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 06 Sep 2020 21:46 WIB
Pemkot Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Wali Kota Bogor Bima Arya kembali mengunjungi RW zona merah di Bogor. Kali ini ia mengunjungi 22 RW yang masuk zona merah penularan COVID-19. Dirinya menitipkan tiga pesan kepada warga agar dipatuhi dengan baik.

Dengan menggunakan pengeras suara, Bima Arya berpesan yang pertama terus menggalakkan kampanye protokol kesehatan dengan menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan mengingatkan warga jika sudah bepergian keluar rumah langsung mandi atau membersihkan diri, jangan terlebih dahulu kontak dengan anggota keluarga.

"Pastikan juga tidak ada pelanggaran-pelanggaran seperti kerumunan, acara-acara dan lain-lain," ungkap Bima Arya dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2020).

Kedua, ia meminta agar unit pantau dan unit lacak bekerja secara maksimal. Jika ada temuan kasus positif langsung dipastikan minimal 20-30 orang kontak erat dicatat.

"Jadi, target kita selama ini terlalu rendah. Jadi sebelumnya satu pasien positif dicatat kontak eratnya hanya rata-rata 6 orang, sekarang minimal 20 orang kemudian diawasi unit pantau," jelasnya.

Ketiga, Bima kembali meminta warga untuk mengawasi orang yang rawan tertular, seperti lansia (lanjut usia), anak-anak dan komorbid (memiliki penyakit).

"Tolong dilindungi ekstra, didata. Pastikan mereka tidak terlalu aktif di luar dan selalu dipantau," tegasnya.

Di sisi lain, Ketua RW 13 Kelurahan Kedung Badak, Deni Yudiana menyatakan di tempatnya ada satu orang terkonfirmasi positif COVID-19 dan sudah di isolasi di RSUD Kota Bogor sejak tiga hari yang lalu.

Pihaknya menyatakan siap menjalankan tiga pesan yang telah disampaikan wali kota, terutama berkaitan dengan pengetatan protokol kesehatan di lingkungannya, termasuk memantau warga pendatang.

Sementara itu, Ketua RT 2 RW 5, Kelurahan Kedung Waringin, Rudi Kurdiansyah mengatakan warganya yang terkonfirmasi positif ada satu orang dan sudah diisolasi mandiri sesuai arahan dari puskesmas setempat.

"Mengenai arahan pak wali minimal 20-30 orang yang kontak erat di tracking akan kami bicarakan dengan tim RW Siaga COVID-19," katanya.

Usai memberikan pesan, Bima memberikan bantuan secara simbolis kepada ketua RW berupa beras, vitamin, masker dan lain-lain. Sebagai informasi, berdasarkan data dari www.covid19.kotabogor.go.id, tercatat hingga, Sabtu (5/9), ada 112 RW dari 797 RW yang dinyatakan zona merah.

(akn/ega)