Perkuat Transparansi Perpajakan, Grup MIND ID Teken MoU dengan DJP

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 17:58 WIB
MIND ID
Foto: MIND ID
Jakarta -

Mining Industry Indonesia (MIND ID) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait integrasi data perpajakan. Kemitraan dengan DJP dilakukan untuk meningkatkan transparansi data perusahaan anggota MIND ID, antara lain PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk.

Integrasi Data Perpajakan yang dilakukan meliputi pertukaran, pengolahan, penelitian, dan pengujian data perpajakan melalui sarana berbasis teknologi informasi.

"MIND ID menjadi Holding BUMN pertama yang mengimplementasikan integrasi data perpajakan di seluruh entitas perusahaan yang berada dibawahnya. Pengintegrasian sistem perpajakan di dalam Grup MIND ID selaras dengan komitmen kami untuk bekerja secara transparan dan melakukan praktik bisnis yang sehat sehingga dapat berkontribusi untuk negara, dan meningkatkan kesejahteraan sesuai dengan tujuan mulia perusahaan," kata Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2020).

Bagi MIND ID dan anggotanya, lanjut Orias, kemitraan dengan DJP akan mengurangi Cost of Compliance, yaitu beban administratif yang harus ditanggung untuk mematuhi ketentuan perpajakan. Selain itu MIND ID juga mendapatkan keuntungan lain, berupa proses pengumpulan data yang lebih mudah serta menekan potensi sengketa perpajakan karena telah sepenuhnya terbuka kepada otoritas pajak.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menerangkan, bagi DJP kerja sama ini memberikan akses real-time terhadap data keuangan MIND ID dan perusahaan anggota, berikut dengan data transaksi yang dilakukannya dengan pihak ketiga. Dengan begitu, DJP dapat meneliti dan menguji kepatuhan perpajakan secara elektronik tanpa harus melalui proses pemeriksaan yang panjang dan mahal. Kerja sama ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak.

"Kami mengapresiasi sinergi dan komitmen MIND ID dan seluruh anggotanya untuk membantu DJP mewujudkan sistem perpajakan yang bersih dan transparan. Implementasi program tersebut akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak," ujar Suryo.

Sebagai informasi, PT ANTAM Tbk telah lebih dahulu mengimplementasikan integrasi data pajak pada Maret 2019.

(mul/mpr)