Polisi Dalami Motif Ekonomi di Balik Pesta Gay Apartemen Kuningan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 16:31 WIB
Sembilan tersangka kasus pesta gay melaksanakan rekonstruksi. Total ada 26 adegan dalam rekonstruksi. Ini foto-fotonya.
Tersangka pesta gay apartemen Kuningan (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus pesta gay di apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan. Polisi juga menyelidiki apakah ada motif ekonomi di balik pesta gay apartemen Kuningan itu.

"Kalau terkait dengan keuntungan, itu masih kita dalami. Tapi kalau lihat dari faktanya, memang itu ada biaya Rp 150 ribu, Rp 350 ribu. Tapi kan ini baru beberapa ya, kita masih melihat beberapa kemungkinan lain yang terkait soal finansial," jelas Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak saat dihubungi wartawan, Jumat (4/9/2020).

Sementara itu, Calvijn mengatakan pihaknya belum menemukan fakta bahwa pesta seks tersebut direkam. Sejauh ini belum ada indikasi juga para pelaku merekam adegan seks untuk komersial.

"Faktanya tidak ada. Kita mendalami itu juga, tapi fakta itu belum ketemu," imbuhnya.

"Kita sudah ngecek mungkin apa hidden camera atau segala macam, tapi belum ketemu di TKP," sambungnya.

Pesta gay di apartemen Kuningan, Jakarta Selatan, itu digerebek pada Sabtu (28/8) dini hari lalu. Pesta gay tersebut dihadiri puluhan peserta.

Polisi mengindikasikan penyelenggara akan melakukan pesta gay serupa selanjutnya jika kasus itu tidak terbongkar. Hal ini terlihat dari adanya pemberian diskon tiket 50 persen bagi peserta pemenang 'permainan'.

Diskon tersebut untuk mengikuti acara selanjutnya. Sementara itu, 'permainan' yang disuguhkan berupa pornoaksi.

Pesta gay komunitas 'Hot Space' ini sudah terbentuk sejak 2018. Sejak 2018, mereka sudah menggelar enam kali pesta gay. Dua kegiatan terakhir dilakukan di tempat sama, yakni apartemen di Kuningan, Jaksel.

(mei/mei)