Mahasiswa di Ambon Sempat Diculik-Dipukuli Sejumlah OTK, Polisi Buru Pelaku

Muslimin Abbas - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 14:47 WIB
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat
Foto: Muslimin Abbas/detikcom
Ambon -

Seorang mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Muhammad Syahrul Wadjo diculik oleh sekelompok orang tidak kenal (OTK) di depan sekretariat HMI Komisariat Ekonomi Universitas Pattimura, Perumahan Daerah Maluku (Pemda 3), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon. Korban diduga dijemput paksa menggunakan dua unit mobil dengan memakai senjata tajam jenis parang.

"Jam pun dia (korban) tidak tahu. Yang jelasnya sampai sekarang itu sementara diselidiki atau dilakukan penyidikan oleh rekan-rekan polres di-backup, perintah Bapak Kapolda (Kapolda Maluku Irjen Baharuddin Jafar), langsung ini dibentuk tim dan di-backup langsung oleh Ditreskrimum Polda," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Kamis (3/9/2020) .

Penculikan terjadi kemarin (2/9). Roem menuturkan saat ini polisi sedang turun ke lapangan untuk mengecek kejadian itu.

"Personel-personel dari Polda sekarang, sementara mereka di lapangan. Ini juga yang bersangkutan (korban) baru juga diambil keterangan. Tunggu saja, kita sampaikan hasilnya," ujar Roem.

Roem menjelaskan korban telah menjalani visum karena korban mengaku sempat dipukul bagian belakang tubuhnya. Korban juga mengaku sempat diajak makan sebelum dilepaskan kembali.

"Yang jelasnya tadi langsung kita sudah visum dan kita sudah dilakukan pemeriksaan, ya kita itu sudah protap hal-hal begitu, seperti itu. Kita lakukan visum," ucap dia.

"Jadi nanti kita lihat, yang bersangkutan juga tadi sudah mengakui bahwa ketika diambil, dia dipukul satu kali di belakang, kemudian dia juga sempat diajak untuk makan, kemudian setelah itu dia dilepas kembali," sambung Roem.

Roem menuturkan korban mengakui penculikan dirinya terkait aktivitas demonstrasi. "Menurut dia, ada kaitan dengan materi demo itu," sebut Roem.

Roem menjelaskan korban tidak mengetahui pasti jumlah pelaku.

(aud/aud)