Sempat Tegang, 2 Jasad WNI Diserahkan Leste, 1 Tidak

Sempat Tegang, 2 Jasad WNI Diserahkan Leste, 1 Tidak

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2006 15:16 WIB
Kupang - Ketegangan sempat mewarnai penyerahan jasad WNI korban penembakan polisi Timor Leste. Jerit tangis membahana ketika 1 dari 2 jasad tidak diserahkan ke Indonesia.Dua jasad yang diserahkan adalah Candido Mariano dan Stanis Maubere untuk dikuburkan di Desa Haekesak, Kabupaten Belu, NTT.Namun pemerintah Timor Leste keberatan memberikan jasad Jose Mausorte. Alasannya, istri dan kelima anak Jose telah kembali menjadi warga Timor Leste.Suasana di perbatasan Indonesia-Timor Leste di Batu Gede, Distrik Bobonaro, Timor Leste, Selasa (10/1/2006), pun memanas.Sebagian warga eks Timtim protes dan mendesak jasad Jose dibawa pulang ke Indonesia. Beberapa keluarga korban menjerit histeris dan menangis.Terjadi aksi dorong-mendorong antara warga dengan aparat TNI-Polri karena tidak puas. Massa yang berjumlah sekitar 1.000 orang itu dikawal seratusan aparat yang sebagian besar bersenjatakan laras panjang AK-46.Untunglah suasana berangsur reda setelah mantan Wakil Panglima Pasukan Pejuang Integrasi (PPI) Eurico Guterres menenangkan massa. Turut serta mantan Panglima PPI Joao Tavares. Keduanya tampil mengenakan baju safari.Setelah situasi tenang, negosiasi antara pemerintah Timor Leste dengan perwakilan dari Indonesia pun dilakukan. Hasil rembukan, jasad Jose tetap tidak diserahkan ke Indonesia.Jasad Jose diserahkan kepada istri dan kelima anaknya untuk dimakamkan di Kampung Kailaku, Maliana, Distrik Bobonaro, Timor Leste.Istri dan kelima anak Jose terlihat hadir di perbatasan, namun berada di tanah Timor Leste. Berseberangan dengan beberapa keluarga Jose dan massa yang menginjak tanah Indonesia.3 WNI yang sedang mancing di perbatasan Indonesia-Timor Leste, persisnya di Turiskain, Sungai Malibaca, ditembak mati oleh kepolisian Timor Leste pada Jumat 6 Januari.Setelah diotopsi, jasad ketiganya diberangkatkan dari Dili, Ibukota Timor Leste, Selasa pagi pukul 06.00 waktu Timor Leste, dan tiba di perbatasan pukul 09.00 waktu Timor Leste atau 08.00 Wita.Proses penyerahan jasad baru berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita lantaran ketegangan tadi. Penandatanganan berita acara dilakukan antara kedua belah pihak.Pemerintah Timor Leste diwakili Kepala Bagian Urusan Bilateral Deplu Hermani F Coelho dan Wakil Kepala Polisi Nasional Inspektur Ismael Babo.Sedangkan dari Indonesia diwakili Senior Liaison Officer Kedubes RI untuk Timor Leste Kombes Pol Nilton Gultom dan Wakil Kepala Polda NTT Kombes Pol Guntur Gatot.Setelah penandatanganan berita acara, 2 peti jasad Candido Mariano dan Stanis Maubere diserahterimakan. Sedangkan peti jasad Jose Mausorte tidak.Pukul 14.00 Wita, massa yang kebanyakan mengenakan pita merah di rambut dan ikat kepala merah-putih ini membubarkan diri dengan tertib. (sss/)


Berita Terkait