Puncak Kemarau September, Suhu Udara Maksimum Terjadi di Waktu Ini

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 14:22 WIB
Suhu panas dan terik di Jakarta terhitung tembus 35 derajat celcius. Hal itu disebabkan posisi matahari dan minimnya awan.
Foto ilustrasi suhu panas di Jakarta. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau terjadi pada September 2020. Meski tidak ekstrem, wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan merasakan hawa panas sampai 34 derajat Celsius.

"(Puncak kemarau) Agustus sampai dengan September ini. Untuk kemarau tahun ini tidak ekstrem. Bahkan, cenderung basah (masih ada hujan atas normal). Di beberapa wilayah Jabodetabek, saat puncak kemarau, masyarakat merasa suhu udara berasa lebih panas dan gerah, mudah dehidrasi, sehingga perlu konsumsi atau minum air yang cukup," ucap Kepala Sub-Bidang Analisis dan Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, saat dihubungi, Kamis (3/9/2020).

"Di beberapa titik di Bogor Selatan, Sukabumi, dan lokasi-lokasi tertentu di Jakarta, dan Banten juga mungkin sudah ada yang beli air karena sumur-sumur rumah tangga mulai defisit, sehingga diimbau gunakan air kebutuhan rumah tangga lebih hemat dan bijak," sambungnya.

Suhu udara diprediksi bisa mencapai maksimal 34 derajat Celsius. Sedangkan suhu terendah 23 derajat Celsius.

"Suhu udara rata-rata berkisar 23-34 (derajat Celsius). Akan maksimum sekitar pukul 13.00 sampai 14.00 siang dan minimum terjadi sekitar pukul 03.00 sampai 04.00 pagi," ucapnya.

BMKG menyebut musim kemarau tahun ini di Indonesia terjadi pada Juni sampai Oktober. "Nanti akhir Oktober beberapa sudah ada mulai musim hujan," ucap Adi.

Tonton video 'BMKG: 64% Wilayah di Indonesia Memasuki Musim Kemarau':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/gbr)