Aparat RI Lengah Penyebab Penembakan 3 WNI di Perbatasan

Aparat RI Lengah Penyebab Penembakan 3 WNI di Perbatasan

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2006 13:38 WIB
Jakarta - Penembakan 3 WNI oleh kepolisian Timor Leste tidak sepenuhnya kesalahan satu pihak. Aparat RI pun dinilai lengah menjaga tapal batas RI-Timor Leste hingga ada WNI yang mendekati lokasi."Itu sesungguhnya tanggung jawab aparat keamanan Indonesia. Tapal batas antara Indonesia dengan Timor Leste harusnya dijaga ketat. Jangan sampai lengah. Jangan sampai lalai," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring.Hal ini disampaikan dia kepada detikcom usai acara peringatan Idul Adha di DPP PKS, Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2006)."Hubungan Indonesia dengan Timor Leste masih relatif sensitif. Jadi jangan sampai ada WNI yang lolos masuk ke perbatasan. Itu akan membuat provokasi," jelas Tifatul.Buktinya, karena kejadian penembakan 3 WNI di perbatasan itu, banyak demonstran yang mendatangi perbatasan, bahkan mereka siap juga untuk membalas kematian 3 WNI tersebut."Ini kan jadi provokasi. Memangnya nggak ada daerah lain untuk memancing ikan? Jadi keamanannya harus ketat nih," cetus Tifatul.Belajar dari kejadian tersebut, dia mengimbau agar aparat Indonesia, terutama para prajurit yang terjun langsung ke lapangan, benar-benar dirapikan dan dibina. Seharusnya, kesejahteraan mereka juga diperhatikan agar mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab."Saya khawatir kelengahan mereka adalah bentuk permintaan perhatian dari pemerintah untuk para prajurit yang ada di bawah. Jadi saya pikir pemerintah perlu memperhatikan dan memberikan kesejahteraan yang layak bagi para prajurit itu," tandas Tifatul. (sss/)


Berita Terkait