Kurban Idul Adha
Sapi Sri Mulyani Mengamuk
Selasa, 10 Jan 2006 11:11 WIB
Jakarta - Meski hewan kurban dinyatakan bebas anthrax, bukan berarti tidak ada masalah. Sapi yang disumbangkan Menkeu Sri Mulyani contohnya. Sapi itu mengamuk dan berontak. Hwuaaa!!! Warga pun menjerit berlarian menyelamatkan diri.Begitulah yang terjadi di halaman Kantor Ditjen Pajak, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (10/1/2006). Semula acara berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 50 orang.Salat Idul Adha berlangsung di Masjid Salahuddin, kompleks Kantor Ditjen Pajak pukul 07.00 WIB. Acara dihadiri Sri Mulyani, Mendagri M Ma'ruf, Menperin Fahmi Idris, dan Dirjen Pajak Hadi Purnomo. Bertindak sebagai imam Agus Salim, khotib Arifin Ilham.Setelah salat, para menteri menyerahkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Fatur Jani, lalu penyerahan dan pemotongan hewan kurban.Jumlah hewan kurban cukup banyak, ada 118 sapi dan 16 kambing. Tapi hanya 7 sapi yang dipotong di Kantor Ditjen Pajak, sedangkan selebihnya disebar ke seluruh wilayah Jakarta.Nah, acara menjadi seru ketika Sri Mulyani menyerahkan 1 sapi ukuran paling besar dibanding sapi lainnya yang ada di lokasi.Pada saat diserahkan, tiba-tiba sapi berontak dan berlari ke arah rombongan menteri. Suasana pun menjadi tegang.Lebih dari 10 orang berusaha mengendalikan sapi dengan memegang tali. Tapi ternyata tenaga si sapi lebih kuat, 10 orang itu pun kewalahan.Si sapi kembali berlari tak tentu arah. Alhasil orang-orang pun menjerit ketakutan dan ikut berlari tak tentu arah menghindari amukan si sapi.Akhirnya puluhan pria mencoba menjinakkan si sapi. Setelah adu otot sekitar 5 menit, si sapi tenang, warga pun lega."Insya Allah saya sendiri yang akan menyembelih sapi ini," kata Arifin Ilham ketika menerima si sapi.Acara pun dilanjutkan dengan penyerahan 1 sapi oleh Fahmi Idris yang langsung diterima panitia dan berlangsung aman. Syukurlah, sapi Fahmi tidak seresah sapi Sri Mulyani.Setelah itu, acara ramah tamah digelar dengan masyarakat sekitar. Jumlah peserta yang hadir terus bertambah menjadi seratusan orang.Mereka dengan lahap menyantap menu yang dihidangkan --gratis tentunya-- ketupat sayur lengkap dengan telur, ayam, sambal goreng hati, dan kerupuk. Nyam...nyam...nyam...
(sss/)











































