Batanghari Meluap, Dharmasraya Terendam Banjir
Senin, 09 Jan 2006 17:43 WIB
Padang - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan Sungai Batanghari di Kabupaten Dharmasraya, sekitar 200 kilometer timur Kota Padang, meluap. Akibatnya, sekitar 30 rumah warga di Jorong Lubuk Bulang, Nagari Ampek Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, terendam banjir.Bupati Dharmasraya, Marlon Martua, ketika dihubungi detikcom, Senin (9/1/2006) mengatakan, sungai Batang Hari meluap setelah hujan terus menerus mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (8/1/2006) malam. "Hingga kini, ketinggian air masih terus naik dan merendam sekitar 30 rumah warga dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Sejumlah rumah warga lainnya juga masih berpotensi terkena banjir," ujarnya.Dikatakan Marlon, sejauh ini belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat banjir yang terjadi hampir setiap tahun tersebut. "Kita juga belum dapat memperkirakan berapa kerugian material yang dialami warga. Sekarang, warga dan dibantu oleh aparat pemerintahan sedang sibuk memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam," ujarnya.Lebih lanjut, Marlon mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk meninjau sejumlah lokasi lain yang letaknya berdekatan dengan sungai Batanghari. "Berdasarkan pengalaman, hampir setiap tahun banjir seperti ini juga terjadi di sejumlah kawasan lainnya," demikian Marlon Martua.
(nrl/)











































