Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Jalan di Depan Kantor Walkot Medan Ditutup

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 12:31 WIB
Massa buruh gelar demonstrasi tolak omnibus law (Datuk Haris-detikcom)
Massa buruh menggelar demonstrasi menolak omnibus law. (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Massa buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Medan menggelar demonstrasi menolak omnibus law atau RUU Cipta Kerja. Jalan di lokasi demonstrasi ditutup.

Pantauan detikcom, massa buruh menggelar demonstrasi di Jalan Kapten Maulana Lubis, tepatnya di depan kantor Wali Kota Medan, Selasa (2/9/2020). Massa datang menggunakan sejumlah kendaraan.

Ada tiga mobil komando yang berhenti di depan gerbang kantor wali kota. Pengendara yang hendak menuju arah Lapangan Merdeka dialihkan melewati dari Jalan Kapten Maulana Lubis ke Jalan Imam Bonjol.

"Kita hadir di sini untuk tetap menolak RUU Omnibus Law klaster ketenagakerjaan," kata Sekjen PUK SPSI PT GROWTH Sumatera, Suherman.

Massa buruh gelar demonstrasi tolak omnibus law (Datuk Haris-detikcom)Massa buruh menggelar demonstrasi menolak omnibus law. (Datuk Haris/detikcom)

Selain menolak omnibus law, pihaknya meminta Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution segera meneken SK Dewan Pengupahan Kota (DEPEKO).

"Khusus untuk Wali Kota Medan, kita berharap agar segera ditandatangani SK DEPEKO (Dewan Pengupahan Kota) Medan oleh Wali Kota Medan," sebut Suherman.

Personel kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi. Arus lalu lintas menuju lokasi demo terpantau macet.

(haf/haf)