Dukung Kesetaraan Gender, Kecap ABC Hadirkan Koki Muda Sejati 2020

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 12:16 WIB
suami istri
Foto: shutterstock
Jakarta -

Konsep kesetaraan gender di Indonesia nampaknya masih menjadi hal yang diperdebatkan. Tak hanya dalam lingkup kerja, kesetaraan gender juga belum sepenuhnya diaplikasikan dalam kehidupan keluarga. Hingga saat ini masyarakat cenderung masih mengkotak-kotakkan peran perempuan dan laki-laki di rumah, termasuk peran domestik di rumah. Akibatnya, mayoritas masyarakat masih menganggap urusan rumah tangga dan anak sepenuhnya tugas perempuan.

Dukungan terhadap kesetaraan gender pada dasarnya bisa dilakukan mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga di rumah. Salah satu hal yang bisa dilakukan yaitu dengan berbagi peran domestik antara suami dan istri. Melansir Harvard Business Review, kesetaraan gender di rumah bisa berdampak baik diantaranya, istri bisa lebih produktif dalam berkarir dan suami bisa menjadi role model yang baik bagi anak.

Merespons hal ini, Kecap ABC turut serta menggelorakan semangat kesetaraan gender di Indonesia melalui program edukasi Koki Muda Sejati 2020. Setelah sukses dengan program Suami Sejati Masak di 2018, Koki Muda Sejati menjadi program lanjutan untuk mengedukasi pemahaman kesetaraan gender bagi generasi muda.

"Koki Muda Sejati 2020 akan memperkuat komitmen Kecap ABC, yaitu semangat kesetaraan gender yang harus dimulai dalam keluarga di rumah," ujar Head of Legal & Corporate Affairs Kraft Heinz Indonesia & PNG Mira Buanawati dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2020).

Namun, berbeda dengan program sebelumnya, program Koki Muda Sejati 2020 akan digelar secara daring melalui platform Ruang Guru. Melalui platform ini, Kecap ABC akan menghadirkan bermacam konten terkait kesetaraan gender yang bisa diakses oleh para generasi muda.

Kecap ABC percaya pemahaman kesetaraan gender bisa menjadi salah satu modal utama generasi muda saat membangun sebuah keluarga nantinya. Melalui program ini, Mira juga berharap agar dapat mengubah stereotip masyarakat terhadap peran perempuan dan laki-laki di rumah yang masih belum setara.

"Heinz ABC menggagas gerakan ini untuk mengubah persepsi masyarakat dan membangun perilaku yang lebih baik di kalangan anak muda," pungkasnya.

(mul/ega)