Ini Penyebab Pria Viral Ngaku Polisi Memaki Pesepeda di PIK 2

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 11:45 WIB
Pria Ngaku Polisi yang Memaki Pesepeda Akhirnya Minta Maaf
Joy Murti (screenshot video)
Jakarta -

Seorang pria bernama Joy Murti mengaku polisi saat memaki-maki pesepeda di Pasir Putih, Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Penjaringan, Jakarta Utara. Pria itu marah-marah karena sempat ditegur oleh korban.

"Ditegur sama korban (agar) hati-hati nyetirnya karena korban lagi pompa ban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono dalam keterangan kepada detikcom, Rabu (2/9/2020).

Wirdhanto mengatakan pelaku bukan seorang polisi, melainkan seorang kontraktor. Pelaku telah memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

Wirdhanto menambahkan kedua pihak juga telah berdamai.

"Damai itu indah," imbuhnya.

Dalam video yang diperoleh detikcom, pria itu bernama Joy Murti, menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan komunitas sepeda.

"Saya Joy Murti, saya mengklarifikasi video yang viral terkait kekerasan dan pengancaman yang dilakukan saya terhadap Adi Saputra Teja Surya beserta istri dan Edward Samula Tuari beserta istri di PIK 2," kata Joy Murti seperti dilihat detikcom dalam sebuah video.

"Dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan yang saya lakukan, dan saya juga minta maaf ke pengelola PT Agung Sedayu Group dan kepada seluruh pengendara sepeda dan klub-klub sepeda seluruh Indonesia atas keresahan yang ditimbulkan akibat tindakan yang dilakukan oleh saya," lanjut Joy.

Peristiwa itu terjadi di PIK pada Senin (31/8) sore. Kejadian itu sempat viral setelah terekam video.

Dalam video terlihat pelaku mengenakan celana pendek. Dalam video terdengar pelaku meminta korban menggeser sepedanya dengan nada tinggi dan membentak.

"Emang ini punya kau? Otak kau di mana kau?" teriak pelaku.

"Geser sepedamu! Emang ini punya kau?" pelaku membentak korban.

Sementara itu, si pesepeda berbicara perlahan. Dia meminta pelaku tidak emosional.

"Otak kau di mana, kau pake. Aku polisi," ujar pelaku dengan nada tinggi.

"Nggak mau geser kau, mobil mau lewat," katanya lagi.

Pelaku sempat hendak memukul korban tetapi ditahan oleh rekannya. Terlihat pelaku beberapa kali mendorong korban.

Kejadian ini disaksikan dua orang perempuan, yang belakangan diketahui adalah istri dari kedua korban. Kedua perempuan itu meminta maaf kepada pelaku.

(mei/bar)