Sejak Kasus Pertama, Ada 368 Warga Mampang Prapatan Positif Corona

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 11:12 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 368 warga Mampang Prapatan terpapar virus Corona (COVID-19). Jumlah itu merupakan akumulasi sejak adanya kasus positif COVID-19 di Indonesia.

"Itu akumulasi secara keseluruhan, kurang-lebih sudah 365 kasus sejak data pertama kasus COVID-19 ada," kata Camat Mampang Prapatan Dhajarudin, ketika dihubungi, Rabu (2/9/2020).

Sementara itu, kasus yang masih aktif saat ini tercatat 107 orang. Mereka yang masih terpapar, kata Djaharudin, menjalani isolasi mandiri di rumah dan ada pula yang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kasus aktif kurang-lebih 100-lah ya, saat ini masih isolasi mandiri, kecuali yang punya penyakit bawaan, tapi kan arahan pimpinan nggak boleh lagi isolasi mandiri, implementasinya kita coba nanti," ujarnya.

Djaharudin mengatakan wilayah RW yang masuk zona merah saat ini masih diperketat pengawasannya. Satgas COVID di tingkat RW juga terus dijalankan.

"Kalau saya khusus RW yang masuk kategori zona merah itu kita perketat dengan memposisikan seperti pada saat wabah COVID ada. Kita batasi interaksi warga dengan menutup portal-portal, di samping itu ya aktifkan gugus tugas RW untuk melakukan mengingatkan warga melakukan 3 M," ucapnya.

"Orang luar masih bisa masuk ke RW zona merah, diperketat, jadi pintu dan keluar masuk kita arahkan ke satu pintu," lanjut Djaharudin.

Simak video 'Angka Kematian Akibat COVID-19 di RI Tertinggi se-ASEAN':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/isa)