Round-Up

Empat Ketua PAC PDIP Dipecat Buntut Tak Dukung Mantu Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 07:40 WIB
Bobby Nasution (Dok. TKN Jokowi-Maruf)
Foto: Bobby Nasution (Dok. TKN Jokowi-Ma'ruf)
Medan -

Empat Ketua PAC PDIP di Medan, Sumatera Utara (Sumut), harus menanggung akibat karena menolak mendukung menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution di Pilkada 2020. Tanpa kompromi, PDIP memutuskan mencopot empat orang itu sebagai Ketua PAC.

PDIP berang bukan kepalang kepada empat orang yang dicopot itu. Sebab, keempatnya sempat menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak keputusan DPP PDIP mengusung Bobby-Aulia Rachman di Pilkada Medan 2020.

"Kami hari ini, DPC PDI Perjuangan Kota Medan mengadakan rapat terkait penyerahan SK dari DPD untuk Plt Ketua PAC. Hal ini menyikapi aksi unjuk rasa yang dilakukan beberapa oknum pengurus PAC beberapa saat yang lalu, setelah keluarnya rekomendasi terkait calon wali kota dan wakil wali kota Medan," ujar Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim, Selasa (1/9/2020).

PDIP mencopot 4 Ketua PAC di Medan gegara tolak dukung BobbyKetua PDIP Medan, Hasyim (Foto: Ahmad Arfah/detikcom)

Keempat orang yang dicopot itu berasal dari PAC Medan Area, Medan Perjuangan, Medan Johor dan Medan Selayang. Tak hanya dicopot sebagai ketua PAC, keempatnya juga direkomendasikan untuk dipecat sebagai kader PDIP.

"Keempat tadi yang sempat melakukan aksi menolak calon wali kota dan wakil wali kota yang direkomendasikan PDI Perjuangan. Dinonaktifkan dan diteruskan juga pemecatan menjadi anggota PDIP," terang Hasyim.

Dengan keputusan tersebut, keempat ketua yang dicopot, tidak lagi sah mengatasnamakan diri sebagai PDIP. Apabila mereka masih 'menjual' nama PDIP, siap-siap berurusan dengan polisi.

"Kita harapkan dengan keluarnya penonaktifan terhadap beberapa oknum ketua PAC dan juga usulan ke DPP terkait pemecatan dari keanggotaan DPP, tentu, apabila di kemudian hari masih ada yang mengatasnamakan partai PDIP Perjuangan tentu ini masih ilegal. Jika terjadi, kita akan membuat laporan ke polisi," tegas Hasyim.

Selanjutnya
Halaman
1 2