Penyebab Ledakan Tabung Gas Balon yang Tewaskan 1 Orang di Depok Diselidiki

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 00:15 WIB
Garis Polisi/Police Line. Dilarang melintas garis polisi
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Jakarta -

Sebuah tabung gas untuk balon meledak di Pancoranmas, Depok mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang alami luka berat. Polisi masih menyelidiki penyebab meledaknya tabung gas tersebut.

"Kalau penyebab meledaknya itu masih dalam penyelidikan, karena kan urusannya sama gas," kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Wadi Saabani ketika dihubungi detikcom, Selasa (1/9/2020).

Wadi menyebut, ledakan terjadi di sebuah kebun kosong. Menurutnya, ledakan tersebut tidak berdampak terhadap bangunan di sekitar.

"Tempatnya itu 'kan di kebon, di luar. Meledaknya itu hanya menyebabkan korban, hanya orang-orang di dekat itu aja yang kena," jelasnya.

Seperti diketahui, ledakan terjadi di Kampung Kupu, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Depok. Informasi yang dihimpun, ledakan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Kota Depok Denny Romulo Hutauruk mengatakan dari peristiwa tersebut setidaknya ada satu orang yang meninggal dunia.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk mengatakan bahwa tiga orang menjadi korban dalam kejadian itu. Satu orang meninggal dan dua lainnya mengalami luka-luka.

"Korban ada tiga orang, satu mengalami putus kakinya, dua luka berat. Langsung dirujuk ke Fatmawati, dan 1 orang meninggal," ujar Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, saat dihubungi sebelumnya.

Denny menyebut, tiga nama yang menjadi korban adalah Deni, Dimas, Mahendra. Korban meninggal dunia adalah Deni yang mengalami kaki putus.

(mea/mea)