Masih di RS, Prada Ilham Pemicu Perusakan Polsek Ciracas Berstatus Tahanan

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 16:08 WIB
Kerusakan di Polsek Ciracas usai penyerangan yang dilakukan 100 orang tak dikenal (Jehan/detikcom)
Kerusakan di Polsek Ciracas setelah penyerangan yang dilakukan 100 orang tak dikenal. (Jehan/detikcom)
Jakarta -

Perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, oleh sejumlah oknum TNI disebabkan oleh hoax Prada Muhammad Ilham (MI). Prada MI, yang masih dirawat di rumah sakit lantaran terluka akibat kecelakaan tunggal, kini berstatus sebagai tahanan.

"Masih di rumah sakit, statusnya ditahan," ungkap Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad) Letjen Dodik Widjanarko dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (1/9/2020).

Hanya, Letjen Dodik belum mengungkap apa motif Prada Ilham menyebarkan hoax kepada teman-temannya hingga berujung pada perusakan Polsek Ciracas dan Polsek Pasar Rebo, Minggu (30/8) dini hari. Pihak POM TNI akan menyampaikan hasil penyelidikan pada Kamis (3/9).

"Nanti saja, rencana Kamis (3/9) saya update semua nanti. Hari Kamis kita siapkan di Puspom jam 10 pagi ya," tuturnya.

Letjen Dodik mengatakan jajarannya terus bekerja untuk mengungkap permasalahan yang menyebabkan banyak kerusakan itu. Ia juga memastikan TNI menindak tegas setiap pelaku perusakan tersebut.

"Dulu juga pernah terjadi, tapi tidak ada proses hukum. Sekarang kita garap betul," tegas Letjen Dodik.

Letjen Dodik Widjanarko, danpuspomad, tni adLetjen Dodik Widjanarko (Foto: dok istimewa)

Seperti diketahui, kabar bohong dari Prada Ilham merupakan sumber dari peristiwa penyerangan markas Polsek Ciracas. Masalah ini berawal pada Kamis (27/8). Prada Ilham, yang merupakan anggota Satuan Direktorat Hukum TNI Angkatan Darat (AD), mengendarai sepeda motor dan melaju di kawasan Ciracas.

Di tikungan Jl Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pertigaan lampu merah Arundina, Prada Muhammad Ilham hendak menyalip kendaraan di depannya, tapi gagal. Karena kurang konsentrasi, Prada Ilham mengalami kecelakaan tunggal alias terjatuh sendiri dari sepeda motor di tikungan.

Dia terluka dan berkabar kepada teman-teman tentaranya. Anehnya, Prada Ilham tidak mengabarkan peristiwa malam itu sebagai kecelakaan tunggal. Prada Ilham memilih mengarang cerita: dirinya dikeroyok. Hoax dikabarkan Prada Ilham ke teman-teman angkatan 2017.

Tak hanya menyebar kabar hoax, Prada Ilham juga membumbui info beracun itu dengan kalimat karangan yang mencoreng citra TNI.

Pihak TNI mengecek kepada para saksi untuk membuktikan apa benar Prada Ilham dikeroyok orang pada Kamis (27/8) malam. Sembilan saksi warga sipil dimintai keterangan. Fakta terungkap: Prada Ilham berdusta. Kecelakaan tunggal tersebut juga dibuktikan dengan rekaman gambar CCTV dari salah satu toko di sekitar lokasi kejadian.

Tonton video 'Tiga Korban Penyerangan Polsek Ciracas Dipindah ke RSPAD':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/fjp)